Mendidik dengan Hati

Pemanfaatan minyak bumi dan gas alam



Pemanfaatan minyak bumi dan gas alam-Halo semuanya. Berjumpa lagi dalam blog penuh edukasi ini. Banyak pemberitaan akhir-akhir ini kalau BBM naik, bahkan sekarang turun. Tahu ngga si kalian dari mana BBM itu diperoleh? Terus harga LPG juga yang katanya sekarang melambung tinggi, apa sih gas LPG itu? Pernahkan kalian berfikir dari mana BBM dan gas LPG dihasilkan? Apakah Cuma itu sebagai sumber energi dan kebutuhan masyarakat saat ini? Nah kali ini pag guru akan membahas tentang dari mana bahan bakar minyak dan gas itu berasal. Tentunya dari pemanfaatannya minyak bumi dna gas alam. Apa itu minyak bumi? Apa itu gas alam? Mari kita simak satu persatu.

Minyak bumi adalah minyak yang terbentuk di dalam perut bumi akibat tekanan dan temperatur yang cukup tinggi jazat-jazat renik hewan laut yang mati berjuta-juta tahun lalu dan tertimbun di dalam bumi, akibat gaya gravitasi dan tekanan ke atas, minyak-minyak tersebut akan lolos melewati pori batuan menuju tempat atau cekungan yang kedap air dan terperangkap dalam tempat yang biasa disebut jebakan atau rumah minyak.

Nah tugas seorang penambang adalah mencari jebakan-jebakan minyak tersebut yang berpotensi dari jumlah dan cadangannya untuk masa depan dengan metode-metode geofisika yang mendukung dan tepat. Biasanya menggunakan geofisika metode sesimik refleksi. Dalam jebakan itu selain minyak, biasanya bagian atas juga terdiri atas gas alam.

Gas alam adalah gas yang terbentuk bersamaan dengan minyak bumi dengan jumlah atom karbon dalam rantai karbonnya lebih sedikit. Gas alam dan minyak bumi diperoleh dari pengolahan minyak mentah dari hasil eksploitasi. Pengolahannya baisanya menggunakan distilasi bertingkat yakni minyak mentah dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih masing-masing rantai karbon penyusun minyak mentah. Titik didih hidrokarbon meningkat seiring bertambahnya atom karbon (C) dalam molekulnya.
Berikut hasil pengolahan minyak bumi dan gas alam:
1. Gas, rentang rantai karbon: C1-C5, rentang titik didih: 0-50°C. Kegunaan gas ini adalah gas tabung, BBG, umpan proses petrokomia. Untuk fraksi gas yang telah didapatkan selanjutnya dialurkan ke tempat penyimpanan melalui saluran yang telah diberi kondensor. Lalu diolah lagi di Unit Destilasi Bertekanan untuk menaikkan titik didihnya agar pemisahan dapat berlangsung dan menghasilkan: LPG, solvent, mogas.

2. Gasolin (Bensin), Rentang rantai karbon: C6-C11, rentang titik didih : 50-85°C, kegunaannnya: Bahan bakar motor, bahan bakar penerbangan bermesin piston, umpan proses petrokomia, Fraksi Gas Fraksi Gasolin. Untuk meningkatkan nilai tambah fraksi nafta yang kadar oktannya masih rendah, sekitar 40-59 akan diproses lagi di Unit Reforming yang hasilnya berupa bensin dan residu. Untuk bensin nilai oktannya menjadi 85-90. Bensin ini bisa diblending lagi dengan TEL (tetra ethyl lead) sehinggga nilai oktannya mencapai 95, contoh bensin beroktan 95 adalah pertamax.

3. Kerosin (Minyak Tanah), rentang rantai karbon: C12-C20, rentang titik didih: 85-105°C, kegunaan kerosin (Minyak Tanah): Bahan bakar motor, bahan bakar penerbangan bermesin jet, bahan bakar rumah tangga, bahan bakar industri, umpan proses petrokimia, Kerosin dan Solar, Khusus untuk fraksi ini bisa langsung digunakan. Untuk fraksi kerosin hasilnya berupa minyak tanah dan avtur dan untuk fraksi solar hasilnya adalah solar.

4. Solar, rentang rantai karbon: C21-C30, rentang titik didih: 105-135°C, adapun kegunaan solar adalah bahan bakar motor, bahan bakar industri.
5. Minyak Berat, rentang rantai karbon dari C31-C40, rentang titik didih dari 130-300°C, kegunaan minyak Berat ini adalah sebagai minyak pelumas, lilin, umpan proses petrokimia. Minyak Berat dan Residu (long residu) Fraksi ini diolah lagi di unit destilasi vacuum untuk menurunkan titik didihnya sehingga menghasilkan fraksi light vacuum gasoil (LVG), medium vacuum gasoil (MVG), heavy vacuum gasoil (HVG) dan fraksi short residu. Fraksi MVG dan HVG akan diolah lagi di unit Polypropilin sehingga menghasilkan biji plastik. Sedangkan LVG akan dicampur dengan solar untuk menaikkan angka cetane. Untuk fraksi short residu sendiri nantinya akan diolah menjadi aspal

6. Residu, Rentang rantai karbon diatas C40. Adapun titik didihnya diatas 300°C. Kegunaan residu yakni sebagai bahan bakar boiler (mesin pembangkit uap panas), aspal, bahan pelapis anti bocor.
Nah sekarang mengerti bukan darimana BBM dan gas LPG berasal? Ya tentunya berasal dari pengolahan dan pemanfaatan minyak bumi dan gas alam :). Terima kasih sudah mampir ke blog ini, tetap gali terus ilmu pengetahuannya!
Rating: 4.5