Mendidik dengan Hati

Contoh tumbuhan monokotil dan ciri ciri tumbuhan monokotil

Contoh tumbuhan monokotil dan ciri ciri tumbuhan monokotil- Allah SWT menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini pasti ada gunanya, Maha Besar Sang Pencipta. Mulai dari hewan atau tumbuhan bersel satu hingga mahluk hidup bersel banyak. Tuhan juga menciptakan tumbuhan beraneka ragam sesuai dengan tingkat kehidupannya. Begitu sempurna ciptaan Allah bukan? Nah, kali ini pak guru akan menguraikan salah satu ciptaan Tuhan yang berupa tumbuhan monokotil. Apa saja contohnya? Bagaimana ciri-cirinya? Baiklah simak uraian berikut ini!
Contoh tumbuhan monokotil dan ciri ciri tumbuhan monokotil
Tumbuhan monokotil merupakan subbagian dari pengelompokkan tumbuhan tingkat tinggi berupa biji tertutup atau Gimnospermae. Tapi kali ini lebih akan membahas contoh-contoh umbuhan monokotil dan sebelumnya pengertiannya dulu. Pada tumbuhan monokotil ataupun dikotil terdapat bagian yang namanya kotiledon yakni bagian penting dari embrio ditemukan dalam biji. Bagian ini merupakan bagian pertama yang muncul dari tanah ketika biji mulai berkecambah. Nah tumbuhan monokotil itu tumbuhan yang hanya memiliki satu kotiledon. Selain memiliki karaketeristik yang berupa akar serabut dan memiliki akar akar adventif. Ini adalah akar yang dapat tumbuh dari hampir semua bagian dari tumbuhan yang datang bersentuhan dengan tanah, seperti batang , memiliki bunga dalam kelipatan tiga. Ini berarti mereka bisa memiliki tiga, enam, atau sembilan kelopak, atau mereka bisa memiliki sepal yang membentuk bunga mereka. Berkas epmbuluh angkut tersebar dan tidka teratur.

Berikut ini merupakan contoh tumbuhan monokotil, terbagi menjadi beberapa famili (suku) yakni:
1. Suku pinang-pinangan (Palmae)
Suku pinang-pinangan atau palmae merupakan sekelompok tumbuhan berbunga yang banyak anggotanya memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan manusia. Contoh tumbuhan dalam suku ini yang sering dikenal adalah kelapa, dikenal di seluruh penduduk kepulauan tropika sebagai tumbuhan serba guna. Demikian pula enau dan pinang. Pemanfaatannya mencakup hampir semua bagian tumbuhan, tetapi yang utama adalah buahnya. Masyarakat Indonesia, khususnya di Maluku, memanfaatkan tanaman dalam suku ini sebagai makanan pokok yakni sagu yang diambil dari batangnya jenis Metroxylon sago, hal ini merupakan keunikan tersendiri dalam hal makanan pokok masyarakat di dunia.
2. Suku padi-padian (Graminae)
Padi (Oryza sativa), jagung (Zay mays), dan gandum (Tritium sativum) merupakan contoh tumbuhan monokotil dari suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai sumber bahan makanan pokok, karena kaya akan karbohidrat. Selain itu tanaman dalam suku ini adalahtbambu betung (Dendrocalamus asper) sebagai bahan bangunan dan perabotan rumah tangga, Tebu (Saccharum officinarum) bermanfaat untuk bahan baku gula, dan (Andropagon nordus) digunakan sebagai bahan baku tali dan tekstil. Adapun ciri-cirinya batang agak berongga, daun yang berbentuk pita, tulan daun sejajar dan melekat langsung pada batang, berakar serabut, bunganya berbentuk bulir, mudah terbang jika tertiup angin sehingga penyerbukan suku rumput-rumputan ini di bantu oleh angin.

3. Suku pisang-pisangan (Musaceae)

Suku Musaceae merupakan suku kelompok pisang-pisangan dan sangat bermanfaat bagi manusia. Kegunaan yang dapat diambil dari suku Musaceae antara lain sebagai sumber pangan, tanaman hias, dan bahan tali. Pisang emas, pisang ambon, pisang kulit tipis, dan pisang raja merupaka contoh tumbuhan suku musaceae yang dapat dikonsumsi kaeran kaya akan vitamin dan mineral. Sementara itu untuk tanaman hias ada pisang kipas, untuk baha tali dapat menggunakan serat dari pisang merica. Adapun ciri-ciri suku musaceae ini yakni tulang daun menyirip dan bentuknya seperti lancet, daun-daunnya berpelepah, batang merupakan batang semu, bunga merupakan bunga majemuk yang berupa karangan serta ada yang berkelamin satu dan ada yang berkelamin jantan.

4. Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceace)

Ciri-ciri suku ini mempunyai daun yang bertepi rata dan berdaging dengan letak berseling dua baris, berakar rimpang, pangkal batang menggembung sebagai penyimpan cadangan air, dan dalam satu bunga mengandung sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Berbagai jenis anggek hias merupakan contoh dari suku Orchidaceace ini.

5. Suku bawang-bawangan (Alliaceae)

6. Suku kunyit-kunyitan (Zingiberaceae

 Semua jenis empon-empon seperti kunyit, jahe, laos, kencur, temu lawak, dan temu hitam merupakan contoh dari suku zingiberaceae yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan apotek hidup dan bumbu masak. Ciri-ciri dari tanaman suku ini adalah pelepah daun yang memeluk batang-batangnya tumbuh dari rimpang (batang yang tumbuh dari dalam tanah), bungan mengandung sel kelamin jantan dan sela kelamin betina serta kelopaknya berbentuk tabung.

7. Liliaceae
Contoh liliaceae adalah kembang sungsang.

 Adapun ciri-ciri tumbuhan monokotil secara umum adalah:

1. Jumlah keeping biji 1 buah,

2.  Tidak memiliki cambium dalam akar dan batang,

3. Sistem perakaran serabut dan memiliki tudung akar,

4. Kelopak bunga biasanya berjumlah kelipatan tiga.

5. Bentuk pola tulang daun melengkung dan sejajar,

    6.  Akar dan batang tidak bisa tumbuh membesar karena hanya memiliki pertumbuhan primer saja,
7. Pembuluh angkut tersebar,
8. Batang tidak bercabang
Itulah uraian tentang Contoh tumbuhan monokotil dan ciri ciri tumbuhan monokotil. Semoga tidak bingung dengan jenis tumbuhan  monokotil ya, dna smeoga bermanfaat dan menjadikan kita selalu menjaga lingkungan sekitar.
Rating: 4.5