Mendidik dengan Hati

Gejala paru paru basah dan cara pengobatannya

Gejala paru paru basah dan cara pengobatannya–Kesehatan merupakan suatu hal yang mahal sekarang guys. Kali ini pak guru masih membahas gangguan penyakit pada organ vital paru-paru. Setelah kemaren membahas tentang fungsi paru-paru dalam eksresi maupun dalam pernafasan, kali ini pak guru akan membahas gangguan penyakit yakni gejala paru-paru basah dan cara pengobatannya. Apa saja? Baiklah, simak uraian berikut!
Gejala paru paru basah dan cara pengobatannya
Paru-paru sebagai organ vital dalam pernafasan pun tak kan terbebas dari berbagai macam epnyakit yang mengancam jika tidak dijaga dengan baik. Salah satu gangguan dalam organ pernafasan ini adalah paru-paru basah. Adapun ciri-ciri penyakit ini adalah yang sering terjadi adalah batuk terus menerus tidak berhenti. Batuk merupakan indikasi adanya infeksi baik ditenggorokan maupun di paru-paru itu sendiri. Apabila hal ini dibiarkan saja tanpa ada usaha perbaikan makan maka penyakit ini bisa bertambah parah dan menajdi kronis.

Penyakit paru-paru basah merupakan gangguan kesehatan pada tubuh, merupakan terjadinya masalah pada saluran pernafasan yang menuju paru-paru terlalu banyak air. Sebenarnya paru-paru memang basah untuk melancarkan kinerjanya, hanya saja jika terlalu banyak cairan maka dapat menimbulkan akibat fatal, seperti paru-paru bengkak dan menghasilkan lendir. Penyakit paru-paru basah dikenal dengan nama bronchitis. Bronchitis muncul saat mengalami infeksi pada saluran pernafasan. Terjadinya pilek atau flu adalah penyebab paru-paru basah,

Penyakit paru-paru basah merupakan peradangan yang terjadi pada paru-paru, biasanya akibat udara yang tercemar atau terkontaminasi. Penyebabnya adalah bakteri, virus dan jamur atau dengan menghirup bahan kimia. Penyakit ini disebabkan oleh sekitar 30 macam sumber infeksi bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia, dan partikel. Virus sinsitial pernapasan (respiratory syncitial virus atau RSV), painfluenzae, influenzae, dan adenovirus merupakan yang paling kerap menyebabkan pneumonia. Penyakit ini jika dibiarkan begitu saja bisa berakibat fatal. Orang memiliki resiko peningkatan penyakit paru-paru basah pada usia lebih dari 65 tahun atau anak dibawah 2 tahun, atau di usia berapa saja jika mempunyai daya tahan tubuh yang buruk.

Gejala lain yang dialami jika mengidap paru-paru basah adalah mengalami kesulitan bernapas dan disertai batuk dan demam cukup tinggi. Pengobatnnyapun tergantung pada apa yang membuat munculnya penyakit ini. Antibiotik dapat membantu jika penyebab penyakit ini adalah bakteri. Adapun ciri-ciri paru-paru basah diantaranya adalah:
  1. Batuk yang berkepanjangan,
  2. Nafsu makan berkurang sehingga berat badan pun turun drastis,
  3. Demam disertai batuk berlendir dan dada terasa sakit yang amat,
4.      Kesulitan dalam bernapas,
5.      telapak tangan dan kaki terasa dingin dan sering basah (keluar keringat).
Adapaun untuk pengobatannya tergnatung seberapa parah gejala-gejala yang muncul, kondisi kesehatan secara menyeluruhnya, selain itu juga faktor usia. Untuk penyebab karena bakteri, antibiotic mungkin akan diberikan. Untuk gejala awal ayng muncul disarankan banyak beristirahat dan banyak konsumsi air putih. Lebih bagus lagi jika food combiningnya dikencengin!

Adapun upaya pencegahnnya adalah stop dan hindari kebiasaan merokok, berhenti minum beralkohol, menjaga kebersihan. Ingat mencegah paru-paru basah adalah jauh lebih baik daripada mengobati. Langkah-langkah keamanan terbaik meliputi mencuci tangan Anda sering, dan mengenakan masker saat membersihkan daerah yang berdebu atau berjamur.

Itulah uraian sekilas tentang Gejala paru paru basah dan cara pengobatannya. Semoga berguna. Selalu jaga kesehatan! Ditunggu kunjungan ke blog ini selalu!
Rating: 4.5