Mendidik dengan Hati

Sel darah putih dan sel darah merah

Sel darah putih dan sel darah merah- Heloo,,,,berjumpa lagi dalam blog penuh edukasi ini. Maish semangat belajar Biologinya? Nah masih membahas seputar sel. Kali ini pak guru akan membahas sel darah kita. Ya apalagi kalo bukan sel darah merah dan sel darah putih. Tentu kalian sudah tahu bahwa darah kita berwarna merah, kenapa bisa begitu?  Baiklah simak baik-baik penjelasan berikut! Check these out!
Sel darah putih dan sel darah merah
Sel darah merah  atau yang lebih dikenal dengan nama eritrosit merupakan nama yang diambil dari Bahasa Yunani, yaitu erythros yang berarti merah dan kytos yang berarti selubung sel. Sel ini merupakan jenis sel darah yang paling banyak terdapat dalam darah kita. Sel ini juga yang menyebabkan darah berwarna merah karena ia memang memiliki warna yang merah atau lebih tepatnya berwarna kuning kemerahan.dan warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak mengandung oksigen. Selain itu warna merah ini berasal dari hemoglobin yang membentuk eritrosit. Hemoglobin itu sendiri dibentuk oleh zat besi. Sel darah merah tidak berinti dan berbentuk cekung pipih. Sedangkan sel darah putih dikenal juga dengan leukosit. Sel ini memiliki inti, tetapi tidak memiliki bentuk sel yang tetap dan tidak berwarna. Jumlah sel darah putih dalam setiap milimeter kubik darah kurang lebih berjumlah 8000. Sel darah putih ini dibentuk pada sumsum merah tulang pipih, limpa, dan kelenjar getah bening. Semua sel darah putih memiliki masa hidup antara enam hingga delapan hari. Salah satu sifat sel darah putih yang tidak dimiliki oleh sel darah emrah adalah sel darah putih memiliki sifat fagosit, yaitu dapat mematikan kuman penyakit dengan cara“memakan” kuman tersebut. Untuk menghancurkan kuman penyakit, sel darah putih dapat menembus dinding pembuluh darah. Kemampuan itu disebut diapedesis.  Peningkatan jumlah sel darah putih yang tidak terkendali dapat mengakibatkan sel-sel darah putih memakan sel darah merah atau bersifat abnormal. Hal ini terjadi pada penderita kanker darah (leukemia).

Nah berikut ini uraian perbedaan perbedaan Sel darah putih dan sel darah merah:
1.      Perbedaan dalam komposisi dan struktur sel, sel darah putih (leukosit) memiliki bentuk yang tidak teratur. Sel ini berinti sedangkan sel darah merah matang tidak memiliki inti. Sel darah putih juga memiliki buffer mantel luar putih, yang tidak ada dalam sel darah merah. Sel darah merah adalah sel yang memberi warna merah karakteristik untuk darah kita, karena adanya protein yang mengandung zat besi yang disebut hemoglobin. Protein ini tidak ditemukan dalam leukosit. Sel darah merah juga disebut dengan eritrosit, berbentuk seperti cakram cekung ganda datar. Bentuk cekung ganda membantu meningkatkan luas permukaan sel-sel, sehingga oksigen dan karbon dioksida dapat bergerak cepat melalui membran mereka.
2.      Tempat produksi sel, Leukosit (sel darah putih) diprosuksi dari sumsum tulang, tetapi beberapa dari mereka matang pada kelenjar getah bening, kelenjar timus, dan limpa. Sedangkan eritrosit terutama diproduksi di sumsum tulang, dari sistem sel hematopoietik. Produksi eritrosit diatur oleh hormon, yang dikenal sebagai erythropoietin, yang disintesis oleh ginjal.

3.      Perbedaan dalam fungsi sel dalam tubuh, Fungsi leukosit merupakan berperan dalam sistem kekebalan tubuh dan memainkan peran kunci dalam fungsi kekebalan tubuh. Mereka pada dasarnya melindungi tubuh dari agen infeksi dan benda asing dengan cara mengahsilkan antibodi. Neutrofil (jenis sel darah putih) biasanya melawan infeksi yang diseabkan oleh jamur dan bakteri, sedangkan eosinofil sebagian besar bertanggung jawab untuk memerangi infeksi parasit. Limfosit menghasilkan antigen, mengkoordinasikan respon kekebalan tubuh, dan menghancurkan sel yang terinfeksi virus. Mereka menghancurkan sel-sel tumor dan kanker juga. Eosinofil berkaitan dengan respon alergi, bersama dengan basofil.. Monosit berfungsi menghilangkan sel-sel mati dan mikroorganisme dengan bantuan proses yang disebut fagositosis. Sedangkan sel darah merah Eritrosit yang terutama berkaitan dengan transportasi oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, dan pembuangan limbah. Hemoglobin dapat mengikat dengan oksigen dan karbon dioksida. Di paru-paru, molekul oksigen melekat ke hemoglobin. Hemoglobin kemudian membawa oksigen ke jaringan tubuh dan sel-sel melalui pembuluh darah. Hal ini juga mengumpulkan karbon dioksida dari jaringan dan sel dan transport ke paru-paru, di mana ia dikeluarkan dari tubuh dalam sistem ekskresi.

4.      Perbedaan dalam jenis sel, Eritrosit tidak memiliki jenis yang berbeda. Sedangkan sel darah putih dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis utama, granulosit dan agranulosit. Granulosit memiliki butiran dalam sitoplasma mereka, sementara agranulosit tidak mengandung butiran.Granulosit lebih lanjut diklasifikasikan menjadi tiga jenis, neutrofil, basofil, dan eosinofil. Di sisi lain, limfosit, monosit, dan makrofag adalah jenis utama agranulosit.
5.      Rentang hidup dan penghitungan eritrosit dan leukosit, Suatu kehidupan eritrosit selama sekitar 120 hari. Eritrosit adalah sel yang paling melimpah dalam darah. Ada sekitar 5 juta sel darah merah dalam setiap milimeter kubik darah, yang mencapai sekitar 40% sampai 45% dari total volume darah. Eritrosit terutama melakukan perjalanan di dalam sistem kardiovaskular. Mereka beredar melalui pembuluh darah dan kapiler untuk memasok oksigen dan nutrisi ke sel. Sel darah putih atau leukosit dapat hidup rata-rata selama 3 sampai 4 hari. Namun, masa hidup leukosit bisa menurun untuk sebagian besar dalam kasus infeksi yang parah. Dalam orang dewasa yang sehat, jumlah sel darah putih dapat berada di suatu tempat antara 4.000 sampai 11.000 sel per milimeter kubik darah. Pada rata-rata, jumlah leukosit adalah 7.000 sel per milimeter kubik darah. Leukosit, bersama dengan trombosit, hanya 1% dari total volume darah. Sel darah putih beredar antara sistem kardiovaskular dan limfatik. Seperti yang sudah disebutkan, banyak leukosit matang pada kelenjar getah bening. Leukosit melepaskan diri dari pembuluh darah dan pindah ke tempat infeksi atau cedera.

Itulah penjelasan tentang Sel darah putih dan sel darah merah. Begitu kompleks ya Allah menciptakan kebutuhan organ vital untuk mahluknya. Semoga bermanfaat dan menjadikan kita senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT. Terus berkunjung ke blog ini ya!
Rating: 4.5