Mendidik dengan Hati

Teknik gaya renang bebas, kupu kupu, dan punggung

Teknik gaya renang bebas, kupu kupu, dan punggung– Hello bertemu lagi dalam blog penuh dengan edukasi ini. Siapa yang suka berenang? Tentunya yang sudah biasa berenang tidak akan asing lagi dengan gaya-gaya atau teknik dalam renang. Bagi kaian yang baru mulai belajar berenang, kali ini pak guru akan menguraikan beberapa teknik rennag yang menajdi favorit para perenang baik yang sudha handal atau bagi pemula. Baiklah simak baik-baik ya! Check it out!

Teknik gaya renang bebas, kupu kupu, dan punggung

Sebenarnya apa sih arti berennag itu sendiri? Baiklah, mari saya jelaskan, berenang (swimming) adalah gerakan bebas atau teratur dan terstruktur sewaktu bergerak di dalam air. Berenang itu sendiri merupakan aktivitas yang dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Tujuan kegiatan ini biasanya untuk keperluan olahraga atau rekreasi bahkan sekedar refreshing. Berenang juga dilakukan saat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mandi, dan mencari ikan, atau melakukan water sport (olahraga air).
Berenang dalam rangka keperluan rekreasi dan perlombaab biasanya dilakukan di kolam buatan atau kolam renang, selain bisa juga dilakukan di sungai, dannau, dan laut untuk rekreasi. Saat ini olahraga renang maish menjadi favorit olahraga karena hampir semua otot terpakai dan terlatih saat melakukan aktivitas renang ini.
Adapun gaya-gaya atau teknik yang bisa dilakukan oleh perenang adalah sebagai berikut:
a.      Gaya bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada atau badan depan menghadap ke permukaan air. Kedua tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh dan lurus, sementara kedua kaki secara bergantian digerakkan naik turun ke atas dan ke bawah air. Posisi wajah menghadap ke permukaan air saatmelakukan gaya ini. Mengambil nafas saat lengan digerakkan ke luar dari air, posisi tubuh saat itu agak miring dan kepala agak berpaling ke samping itulah dimanfaatkan utnuk mengambil nafas. Perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan saat menarik nafas. Gaya ini gaya yang paling mudah dilakukan dibandingkan gaya berenang lainnya. Selain itu gaya bebas juga merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air. Gaya yang tidak terpacu dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dapat divariasikan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju lebih cepat dalam air. Cocok digunakan baik orang yang sudah terlatih maupun pemula.
b.      Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada/ tubuh menghadap ke permukaan air seperti gaya bebas. Bedanya gaya ini kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Pada saat bersamaan kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan. Saat teknik pernafasan, udara dikeluarkan kuat-kuat melalui hidung dan mulut sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air. Gaya kupu-kupu pertamakali dieknalkan pada tahun 1933, gaya ini merupakan gaya renang paling baru. Gaya ini perlu penguasaan teknik yang cukup kuat dan banyak, sehingga bagi pemula perlu belajar gaya yang lain dulu sebelum belajar gaya ini. Perlu koordinasi gerakna tangan dan kaki yang cukup sulit. Selain tiu gaya ini juga menuntut kekuatan perennag yang cukup besar. Ayunan kedua belah lengan secara bersaman mempengaruhi kecepatan gaya rennag ini. Gaya ini jika dilakukan dengan teknik yang benar bahkan bisa lebih cepat daripada gaya lain seperti gaya bebas yang terkenal paling mudah. Perlu diektahui melakukan gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar, jadi perlu mengusai tekniknya secara benar dulu.
c.       Gaya punggung
Gaya punggung adalah ebrennag dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air, sehingga posisi wajah menghadap ke atas di atas air dan orang lebih mudah mengambil napas. Akan tetapi perenang hanya dapat melihat ke atas dan tidak bisa melihat ke depan. Jadi sewaktu berlomba, perenang memperkirakan jarak dinding tepi kolam dengan dirinya dengan cara menghitung jumlah gerakan. Gaya ini serupa dengan gaya bebas dalam gerakan lengan dan kaki hanya saja posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Lebih mudah mengambil nafas karena mulut dan hidung berada di luar air. Saat kompetisi, perenang gaya punggung melakukan start dalam air. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam. Gaya ini sudah dikenal sejak lama, pertama kali dikenalkan dalam Olimpiade Paris 1900.

Nah itulah teknik gaya renang gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung. Tetap berkunjung ke blog ini ya, karena akan selalu mengulas materi yang asyik dan menarik. Semoga berguna ya readers!


Rating: 4.5