Mendidik dengan Hati

Contoh Wawancara Dengan Guru di Sekolah


Berikut ini contoh wawancara dengan guru di sekolah untuk memenuhi tugas mata pelajaran bahasa indonesia dengan tema komunikasi. Wawancara ini dilakukan secara berkelompok, yang masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang siswa dengan tema wawancaranya berbeda-beda.

 Kami mewawancarai dengan Bapak guru yang mengajar fisika di SMP Negeri 1 Gumelar yang bernama bapak Sartam, S.Pd. beliau sangat menginspirasi kami sehingga kami mewawancarai dengan judul “Suka dan duka menjadi guru”. Berikut ini contoh wawancara dengan guru fisika di sekolah:
Siswa: bagaimana cerita singkatnya menjadi guru fisika di SMP N 1Gumelar?
Guru: pada waktu sejak SMP hingga SMA, bapak sangat senang dengan pelajaran fisika. Apalagi dulu gurunya sangat inspiratif sehingga mengenalkan fisika dengan kehidupan sehari-hari. Kemudian bapak memiliki cita-cita menjadi guru fisika yang profesional. Karena dengan menjadi guru kita bisa menyalurkan ilmu kita dan semoga menjadi amal ibadah kita.
Siswa: apa bapak mempunyai pengalaman yang tidak terlupakan saat mengajar siswa?
Guru: iya, waktu tahun 2013 dulu saya mengajar di Papua tepatnya di kabupaten Yahukimo selama satu tahun ikut program dari kementrian DIKTI yang bernama SM3T. Bapak mengajar di SMP N 1 Dekai. Sekolah disana bangunannya masih baru, namun gurunya masih sangat kurang. Padahal muridnya sangat banyak. Kondisi murid disana sangat memprihatinkan karena mereka hanya mempunyai beberapa pakaian yang tidak ganti. Selain itu mereka masih sangat jarang yang menggunakan sepatu sekalah dan buku juga mereka tidak punya.
Siswa: pada saat yang bagaimana bapak merasa senang dengan murid bapak?
Guru: bapak merasa senang saat murid bapak menjadi anak yang pintar, mempunyai pendidikan yang lebih tinggi dari bapak, dan berbakti kepada orang tua. Itu saja yang bapak inginkan dari kalian. Kalian harus bisa menjadi pribadi yang berguna bagi sesama. Bisa mengamalkan ilmu yang kalian pelajari di sekolah ini di masyarakat.
Siswa: apa yang bisa membuat perasaan sedih bapak dengan murid yang bapak didik?
Guru: saya merasa sedih saat murid saya tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya. Dan saya merasa sedih saat murid bapak melakukan perbuatan yang tidak baik di masyarakat. Ketika mereka nakal di dalam kelas, saya anggap wajar. Saya berikan nasihat kepadanya dan biasanya mereka menurut kepada saya.
Siswa: Apakah bapak ada hambatan ketika mengajar di sekolah ini?
Guru: alhamdulillah bapak belum menemui hambatan. Murid di SMP ini semuanya pintar-pintar sehingga bisa mengikuti pelajaran fisika dengan baik.
Siswa: bagaimana harapan atau keinginan bapak dengan siswa di SMP ini?
Guru: semoga anak-anaku bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA dan bisa melanjutkan kuliah. Karena pada saat ini banyak sekali jenis beasiswa yang bisa mereka peroleh. Semoga mereka yang nanti jadi pemimpin bisa menjadi teladan bagi rakyatnya dan bisa memberantas korupsi.
Siswa: apakah siswa sekarang ini lebih pintar atau lebih pintar siswa dahulu?
Guru: menurut bapak sama saja dengan dulu. Bahkan saat ini banyak siswa yang lebih pintar dan lebih luas wawasannya karena mereka bisa memanfaatkan teknologi yang ada untu menunjang aktivitas belajar. Namun ada juga siswa yang salah menggunakan teknologi tersebut dan pada akhirnya mereka terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.
Demikian contoh wawancara dengan guru di sekolah. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengerjakan tugas di rumah.
Rating: 4.5