Mendidik dengan Hati

Ciri-ciri tumbuhan dikotil dan monokotil beserta contohnya

Pak guru akan menjelaskan ciri-ciri tumbuhan dikotil, ciri-ciri tumbuhan monokotil, contoh tumbuhan monokotil, dan contoh tumbuhan dikotil. Bapak akan bertanya, apakah kalian hari ini makan buah semangka? Coba tebak, buah semangka termasuk ke dalam jenis monokotil atau dikotil?
Ciri-ciri tumbuhan dikotil dan monokotil beserta contohnya
pohon kelapa merupakan contoh tumbuhan monokotil
Pengertiandikotil adalah tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua. Pengertian monokotil adalah tumbuhan yang memiliki biji berkeping satu. Dari pengertian ini semangka termasuk ke dalam dikotil ataukah monokotil? Yupzzz benar sekali bahwa semangka termasuk ke dalam tumbuhan dikotil.
Ciri-ciri tumbuhan dikotil sebagai berikut:
a. Memiliki akar tunggang
b. Bijinya berkeping dua
c. Bentuk tulang daunnya menyirip atau menjari.
d. Batang tumbuhan dikotil dapat tumbuh besar. Seperti pohon mangga.
e. Batangnya bercabang (memiliki banyak cabang)
f. Berkas pembuluh xilem dan floem tersusun secara teratur.
Contoh tumbuhan dikotil adalah buah mangga, jeruk, semangka, rambutan, akasia, albasia, petai, jengkol, jambu biji, jambu air,
a. Memiliki akar serabut
b. Bijinya berkeping satu
c. Bentuk tulang daunnya sejajar seperti daun jagung
d. Batang tumbuhan dikotil tidak dapat tumbuh besar. Seperti pohon kelapa dan jagung.
e. Batangnya tidak bercabang
f. Berkas pembuluh xilem dan floem tersusun tidak teratur.
Contoh tumbuhan monokotil adalah jagung, sagu, kelapa, padi, pisang, dan lain-lain.
Untuk mudah memahaminya, adik-adik di rumah cukup paham ciri-ciri dari tumbuhan dikotil atau ciri-ciri tumbuhan monokotil saja. Sedangkan yang lainnya berkebalikan.
Rating: 4.5