Mendidik dengan Hati

Ciri-ciri tumbuhan lumut, lumut hati, lumut tanduk, dan lumut daun

Pembahasan biologi berikut mengenai ciri-ciri tumbuhan lumut. Baik itu lumut daun, lumut hati, dan lumut tanduk. Pada sebagia tumbuhan lumut atau Bryophita tidak memiliki jaringan pembuluh atau non vaskuler. Oleh kerena itu lumut termasuk ke dalam tubuhan tidak berpembuluh. 
lumut hati
Lumut merupakan jenis tumbuhan peralihan. Peralihan disini ialah peralihan dari air menuju ke daratan. Oleh karena itu pada saat berkembangbiak, lumut memerlukan air. Ada lumut yang jika terkena setetes air, lumut tersebut dapat mengalami pembuahan. Unik sekali bukan? Karena uniknya lumut, lumut dapat hidup di gurun. Kita ketahui bahwa di gurun jarang sekali turun hujan.
Secara umum, ciri-ciri tumbuhan lumut sebagai berikut:
  1. dapat hidup pada tempat yang kering, seperti di gurun.
  2. hidupnya menempel pada batu, tembok, dan pohon.
  3. hidup lumut membentuk koloni yang berupa lembaran.
  4. sebagaian besar lumut tidak memiliki jaringan pembuluh.
  5. dapat mengalami pembuahan walau satu tetes air yang membasahi lumut.
  6. habitat yang umum adalah pada tempat yang lembab dan teduh.
  7. tinggi lumut antara 1 cm sampai dengan 2 cm.
Para ahli biologi mengelompokkan jenis lumut ke dalam 3 kelompok. Yaitu kelompok lumut tanduk, lumut hati, dan lumut daun.
  1. Lumut tanduk.
Lumut tanduk mempunyai kekerabatan yang dekat dengan tumbuhan berpembuluh. Bentuk fisik dari lumut tanduk mirip sekali dengan lumut hati. Tetapi ciri khas dari lumut tanduk adalah bentuk sporofitnya berbentuk kapsul yang memanjang dan mirip dengan tanduk.
  1. Lumut hati.
Pada hutan tropis, kita bisa mudah menjumpai lumut hati. Kita bisa mudah mengenali lumut hati. Ciri-ciri lumut hati adalah:
  1. gametofitnya berbentuk lembaran seperti daun yang tipis.
  2. gametofitnya menempel pada substrat.
  3. lembarannya membentuk seperti hati hewan.
  4. pada lembaran daun bisa dengan mudah membedakan anteredium, arkegonium, gemma, dan rizoid.
Perkembangbiakan pada tumbuhan lumut hati dengan seksual. Alat seksualnya adalah anteredium dan arkegonium. Setelah terjadi pembuahan akan terbentuk zigot. Zigot tersebut akan tumbuh menjadi sporofit dan akan membentuk spora. Spora akan terbawa air ataupun angin dan jika spora tersebut jatuh pada tempat yang sesuai, maka spora akan tumbuh membentuk benang. Benang tersebut akan menjadi titik awal atau sel pemula tumbuhan lumut atau proses pembentukan gametofit.
  1. Lumut daun.
Lumut daun merupakan kelompok tumbuhan lumut yang paling terkenal dan sering kita jumpai. Biasanya lumut daun terdapat pada tembok rumah, tembok pondasi, dan batu. Bentuknya menghampar. Jika pada musim kemarau akan kering dan mudah kita bersihkan. Bentuknya berupa lembaran. Jika kita tidak membersihkannya pada tembok, lumut daun akan merusak struktur tembok sehingga tembok menjadi rapuh.
Tumbuhan lumut daun bergabung sehingga berupa hamparan lumut. Gametofit pada lumut daun tumbuh tegak pada permukaan yang tanah atau tembok. Pada lumut hati jika kita melihatnya dari dekat terlihat seperti sudah ada daun, batang, dan akar. Tempat terjadinya fotosintesis pada gametofit.
Demikian penjelasan ciri-ciri tumbuhan lumut daun, lumut hati, dan lumut tanduk. Karena pak jari-jemari pak guru sudah capek dan harus tidur, maka saya sudahi dulu yah. Simak terus blog pak guru ipa ini. insyaAlloh banyak menemukan manfaatnya.
Rating: 4.5