Mendidik dengan Hati

Pengertian kultur jaringan dan tujuan kultur jaringan

Pak guru ipa akan mengupas pengertian kultur jaringan adalah suatu metode modern untuk mengembangbiakan tumbuhan dengan cara mengambil tunas, akar, dan jaringan tumbuhan agar menjadi tanaman yang baru dan sama dengan induknya pada kondisi invitro atau di dalam gelas.
Pengertian kultur jaringan dan tujuan kultur jaringan
1. Cara cepat untuk memperbanyak tanaman dibandingkan dengan menggunakan cara konvensional.
2. Bibit tanaman lebih bermutu
3. Sifat induk tidak hilang.
4. Cara pengembangbiakannya sangat mudah dan ekonomis.
5. Tanaman terbebas dari penyakit
6. Bibit tanaman lebih cepat tumbuh daripada ditanam di tanah.
7. Untuk memperoleh bibit baru tidak tergantung dengan musim.
8. Waktu dan tempat bisa dihemat.
Pada buku sekolah SMA, pengertian kultur jaringan adalah suatu teknik untuk mengisolasi bagian tanaman seperti, jaringan, sel, atau organ (pucuk, batang, daun, dan akar) kemudian bagian tersebut ditumbuhkan secara aseptis (bebas dari hama) pada medium budidaya atau invitro.
Pada kondisi tersebut suatu tanaman dapat membentuk tanaman yang baru. Cara pemisahan bagian tanaman tersebut dilakukan secara kimiawi atau enzimatis dan secara mekanis.
Medium yang biasa digunakan untuk kultur jaringan adalah:
1. MS (Musashige dan Skoog) untuk kultur berbagai tanaman. MS mengandung senyawa nitrogen dan gara mineral.
2. BS untuk kultur suspensi tanaman terong-terongan.
3. N6 untuk kultur jaringan tanaman padi.
4. White untuk kultur jaringan pada bagian akar. White mengandung garam mineral yang konsentrasinya rendah.
5. VW untuk kultur jaringan anggrek.
6. WPM utnuk kultur jaringan pada tanama berkayu.
Secara luas, media yang gunakan untuk kultur jaringan adalah mengandung garam organik (unsur makro dan unsur mikro), zat organik, substansi organik yang kompleks (seperti air kelapa dan buah-buahan), pHtertentu, dan arang aktif (bahan tambahan). Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kultur jaringan dan tujuannya.
Rating: 4.5