Mendidik dengan Hati

Jenis-jenis Cacat Mata pada manusia

Jenis-Jenis cacat mata pada manusia. Untuk mata normal orang dewasa memiliki titik dekat 25 cm. Hal ini diperoleh dari kebanyakan orang yang memiliki mata yang tidak berakomodarsi 25 cm sampai tak hingga. Namun ada orang yang mengalami gangguan penglihatan karena berbagai faktor. Misalnya pak guru sendiri memiliki mata minus satu karena dulu waktu SMA mempunyai gaya hidup yang tidak sehat. 

Jenis-jenis Cacat Mata pada manusia
 Gaya hidup waktu masih SMA, pak guru sering begadang. Begadangnya karena mengerjakan tugas-tugas dan sibuk organisasi di sekolah. Makannya tidak teratur dan kurang gizi menurut saya. Kebiasaan lain adalah saya sering membaca buku pada posisi tidur maupun tengkurap. Pak guru menyadari bahwa posisi itu tidak baik, namun pak guru nyaman baca buku sambil tiduran dan sambil tengkurap. Jangan ikuti pola pak guru yah!

Jenis-jenis Cacat Mata pada manusia rabun dekat
rabun jauh

Jenis-Jenis cacat mata pada manusia dalam fisika terdapat tiga jenis yaitu rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatis. Selengkapnya sebagai berikut:

1. Rabun jauh

Rabun jauh disebut dengan Miopi. Ciri dari miopi adalah mata tidak bisa memfokuskan benda pada jarak yang dekat. Kalau melihat benda yang jauh akan terlihat kabur. Misalnya saja membaca tulisan pada jarak 3 meter atau 5 meter sudah kabur atau tidak bisa membaca. Penyebabnya adalah titik jauh mata atau punctum remotum terletak pada jarak yang lebih dekat dan tidak terletak pada jarak yang tidak berhingga. Pada orang normal, titik jauh benda terletak pada jarak yang tidak berhingga.

Pada kasus rabun jauh adalah mata kita semakin mencembung sehingga bayangan benda. Seperti pada gambar terlihat bahwa bayangan benda terletak di depan retina. Pada penderita yang mengalami rabun jauh akan memakai lensa cekung sehingga bayangan tepat jatuh di retina.

Untuk menghindari semakin besarnya mata minus bisa dicegah dengan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung vitamin A. Menjaga pola hidup yang sehat seperti tidur yang cukup dan membaca pada posisi yang benar.

 

2. Rabun dekat

Rabun dekat biasa disebut dengan hipermetropi. Yang banyak mengalami rabun dekat adalah orang yang sudah tua sekitar di atas 40 tahun. Penderita akan susah membaca pada jarak yang dekat. Misalnya bapak-bapak susah ketika membaca koran tapi bisa membaca pada jarak yang jauh. Penderita ini masih jelas melihat benda-benda yang letaknya lebih jauh.

Letak bayangan benda pada rabun dekat terletak di belakangn retina. Untuk mengatasi hipermetropi, penderita memakai lensa cembung sehingga bayangan tepat jatuh di retina.

 Baca sifat bayangan pada cermin cekung

Baca sifat bayangan pada cermin datar

3. Astigmatisma atau silindris

Penderita yang mengalami mata silinder akan susah membedakan antara garis yang lurus dan garis yang tidak lurus. Untuk membantu penglihatan agar terlihat normal, penderita memakai lesan silindris. Penyebab astigamis atau silinder adalah lensa mata yang kurang bundar yang mengakibatkan titik benda difokuskan menjadi garis yang pendek sehingga bayangan menjadi kabur. Kornea mata pada penderita silinder berbentuk sferis yang bagian silindrisnya bertumupk-tumpuk.

Demikian penjelasan jenis-jenis cacat mata pada manusia. Agar mata kita tetap sehat, makanlah makanan yang bergizi, cukup buah dan cukup sayur. Vitamin yang berperan dalam menjaga kesehatan mata adalah vitamin A. Oleh karena itu perbanyak makan buah yang banyak mengandung vitamin A. Jangan sering tidur malam atau begadang. Perhatikan posisi membaca yang benar yaitu tidak tiduran maupun tidak dengan tengkurap. Jarak normal membaca adalah 25 cm.

Rating: 4.5