Mendidik dengan Hati

Pengertian resonansi dan syarat terjadinya

Pak guru akan menjelaskan pengertian resonansi bunyi, syarat terjadinya resonansi, contoh resonansi, dan aplikasi resonansi dalam kehidupan sehari-hari.
Pengertian resonansi bunnyi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena benda lain yang bergetar yang keduanya memiliki frekuensi yang sama.
Pengertian resonansi dan syarat terjadinya
Contoh resonansi bunyi dalam kehidupan sehari-hari adalah:
1. Saat gitar akustik diperik, maka akan berbunyi. Itu disebabkan karena dawai atau senar yang kita petik akan bergetar dan menyebabkan suara pada kolom gitar. Itulah mengapa gitar akustik dibuat ruang yang dalamnya bolong dan tengahnya bulat (bisa bentuk selain bulan) sehingga udara yang di dalam kolom itu ikut menyebabkan bunyi yang bagus. Artinya frekuensi getar yang dihasilkan oleh senar gitar sama dengan frekuensi alami udara di dalam kolom udara gitar.
2. Ketipung atau kendang. Pada saat kita memukul ketipung maupun kendang maka akan berbunyi. Ini juga akibat frekuensi kendang yang dipukul sama dengan frekuensi udara yang ada di dalam kendang itu sehingga suaranya bagus.
3. Suara beduk yang ditabuh. Ayooo siapa yang suka menabuh beduk di masjid ketika masuk sholat? Suara beduk yang kita pukul itu dihasilkan oleh lapisan kulit sapi beduk yang bergetar itu sama dengan frekuensi udara yang berada di kolom beduk.
4. Suara petir bisa menggetarkan kaca jendela. Mengapa bisa terjadi? Jawabannya sama seperti contoh sebelumnya. Kaca jendela ikut bergetar karena frekuensi suara petir sama dengan frekuensi alamiah bahan kaca.
Misalnya ada benda yang bergetar kemudian ada benda yang berada di sampingnya, maka benda yang disampingnya tidak bisa bergetar jika benda itu tidak memiliki frekuensi yang sama. Harus ada syarat terjadinya frekuensi.

Syarat terjadinya resonansi bunyi:
1. Ada sumber bunyi (benda yang bergetar)
2. Terdapat medium perantara untuk meramat (bisa benda pada dan udara)
3. Terdapat penerima atau benda yang lain
4.Frekuensi sumber bunyi sama dengan frekuensi alamiah benda yang memiliki frekuensi yang sama.
Aplikasi atau penerapan resonansi bunyi dalam kehidupan sehari-hari:
1. Bangunan jembatan sungai dan sebagainya dibuat dengan bahan baja yang kuat  dan posisi susunan baja yang sedemikian rupa agar tidak roboh. Apa bisa roboh? Bisa terjadi. Contohnya ada jembatan di Amerika yang roboh oleh badai. Kecepatan udara badai tersebut memiliki frekuensi yang sama dengan frekuensi alamiah bahan pembuat jembatan sehingga jembatan itu bisa roboh.
Demikian halnya jika frekuensi jembatan sama dengan frekuensi kecepatan mobil yang bergerak di atasnya, jembatan juga bisa roboh atau ambruk. Contohnya pada iklan dengan Bintang Iklan Komeng yang mengendarai sepeda motor yang sangat cepat. Jembatan yang dilalui sepeda motor yang dikendarai Komeng bisa ambruk.
2. Suara petir bisa memecahkan kaca di gedung pencakar langit. Untuk mengatasi agar kaca jendela di gedung yang tinggi para arsitek memasang kaca ada yang dilapisi dengan karet dan ada juga yang memasang kacanya dengan bahan logam seperti alumunium karet tapi tidak dibuat longgar.
Rating: 4.5