Mendidik dengan Hati

Proses pemutusan ekor cicak disebut Autotomi

Pada saat cicak diburu atau dikejar oleh mangsanya, cicak akan memutuskan ekornya. Tujuan cicak memutuskan ekornya adalah untuk mengelabuhi mangsanya sehingga cicak akan aman dari mangsa tersebut. Peristiwa pemutusan ekor cicak disebut dengan Autotomi.
Ketika ekor cicak yang jatuh ke tana, maka pemangsa atau predator akan mengira yang jatuh adalah cicaknya, padahal yang jatuh adalah ekornya.
Proses pemutusan ekor cicak disebut Autotomi
Autotomi merupakan salah satu adaptasi untuk melindungi diri pada hewan ketika hewan tersebut merasa terancam dari mangsanya. Autotomi berasal dari dua kata yakni auto dan tomi. Auto artinya diri makhluk hidup sedangkan tomi artinya memotong. Jadi pengertian Autotomi secara istilah adalah proses pemotongan salah satu bagian dari hewan yang bertujuan untuk mengelabuhi dan menyelamatkan diri dari mangsanya. Kepiting juga melakukan Autotomi ketika sedang merasa terancam dari predatornya. Kepiting melakukan atutotomi dengan cara memutus salah satu capitnya.

Pada saat keadaan semakin gawat, cicak memutuskan ekornya. Apakah cicak merasa sakit? Mungkin kali yah. Tapi ekor cicak sudah didesain sedemikian rupa sehingga ketika cicak sedang merasa terancam dengan sendirinya ekor tersebut akan putus.
Desain ekor tersebut beruas-ruas. Tulang pada ruas tersebut bersifat lunak dan saling melekat karena da otot. Ekor cicak tumbuh tidak kuat sehingga mudah putus. Proses penyembuhan ekor cicak yang putus sangat cepat.

Apakah ekor cicak bisa tumbuh kembali?

Ya, ekor cicak akan mudah tumbuh setelah beberapa minggu. Pada ekor cicak yang putus akan terlihat bergerak. Mengapa bisa bergerak? Karena pada ekor tersebut masih terdapat saraf-saraf yang tidak bisa dikontrol oleh otak cicak. Kemudian pada jaringannya kekurangan oksigen.
Rating: 4.5

0 comments:

Posting Komentar