Ciri Khusus Kelelawar

Kapan
kamu terakhir melihat kelelawar? Di kebun binatang? Biasanya kelelawar mudah
kita jumpai pada waktu sore hari menjelang magrib. Kelelawar merupakan salah
satu hewan mamalia. Arti mamalia adalah hewan yang berkembangbiak dengan cara
beranak dan menyusui.
Ciri
yang unik pada hewan kelelawar adalah mencari makan pada malam hari. Apa kelelawar
mempunyai senter seperti manusia untuk membantu mata kita melihat? Tidak lantas
bagaimana kelelawar bisa melihat atau bisa terbang kesana kemari dengan tidak
menabrak dinding atau pohon? Ikuti terus artikel ini!
Ciri Khusus Kelelawar
1) kelelawar sedang tidur, 2) kelelawar memancarkan bunyi ultrasonik kepada serangga kemudian dari serangga dipantulkan lagi dan diterima oleh indra pendengaran kelelawar (telinga)
Ciri khusus ke-1
Kebanyakan
kelelawar suka tinggal di tempat yang berlorong seperti gua. Kalau dipedesaan,
biasanya tinggal di atap rumah atau di atas plavon rumah.
Oya lanjut
lagi kenapa si kelelawar bisa terbang tanpa menabrak benda yang ada di
depannya. Ternyata untuk membantu kelelawar bisa terbang tanpa menabrak
menggunakan sistem sonar. Jadi kelelawar
akan mengeluarkan bunyi dengan frekuensi di atas 20.000 Hz (termasuk bunyi ultrasonik) yang banyak. Kemudian suara ultrasonik itu mengenai benda yang ada
didepannya dan bunyi yang mengenai benda tadi akan dipantulkan kembali ke
kelelawar. Nah bunyi pantul tersebut ditangkap oleh telinga kelelawar yang besar.
Itulah gunanya mengapa telinga kelelawar cenderung besar karena fungsinya untuk
menangkap suara pantul dari benda. Luar biasa bukan salah satu makhluk ciptaan
Tuhan ini?
Dengan
cara menangkap bunyi pantul itulah kelelawar bisa terbang tanpa menabrak dan
bisa mendeteksi buah-buahan yang sudah matang. Mungkin pantulan buah yang sudah
matang dengan buah yang belum matang berbeda kali yah?
Karena
kelelawar memiliki kemampuan mendeteksi keadaan lingkungan sekitarnya dengan
menggunakan sistem sonar (frekuensi ultrasonik) dikenal dengan nama EKOLOKASI.
Ciri khusus ke-2
Kelelawar
bisa terbang dengan mengandalkan kedua sayapnya yang terbuat dari kulit
kelelawar yang sangat tipis. Walaupun tipis, kulit kekelawar ini sangat kuat
dan tidak mudah sobek. Kulit ini ditopang dengan kerangka tulangnya yang kuat
dan terdapat pengait pada masing-masing sayapnya.
Ciri khusus ke-3
Kelelawar
memanfaatkan waktu istirahatnya untuk tidur pada siang hari. Hal ini berbeda
dengan binatang-binatang mamalia lain seperti kambing, sapi, dan kerbau yang
beraktivitas pada siang hari untuk mencari rumput.
Ciri khusus ke-4
Ciri
yang unik lagi adalah kelelawar tidur dengan cara menggantung pada ranting atau
kayu dan pada dinding gua. Kakinya digunakan untuk berpegangan erat pada kayu
atau dinding kemudian kepalanya di bawah.

Demikianlah
penjelasan pak mono tentang ciri khusus kelelawar. Semoga bermanfaat
🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *