Contoh kalimat majemuk setara dan polanya yang lengkap

Contoh
kalimat majemuk setara
– Mungkin kalian masih
bingung atau kurang memahami mengenai kalimat majemuk setara yang juga pastinya
diajarkan oleh bapak atau ibu guru  di
sekolah. Untuk lebih memahami lagi mengenai kalimat majemuk setara, kakak akan
memberikan sedikit penjelasan dan beberapa contoh jenis-jenis kalimat majemuk
setara. Tapi sebelumnya agar kalian lebih paham mengenai kalimat majemuk
setara, kita terlebih dahulu akan belajar pengertian kalimat majemuk.
Contoh kalimat majemuk setara yang lengkap
Kalimat majemuk
merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih, kemudian digabungkan
dengan menambahkan konjungsi atau kata hubung dan, atau, tetapi, sehingga, dan
lain-lain. Kemudian yang disebut kalimat majemuk setara atau kalimat majemuk
koordinatif merupakan gabungan dari kalimat yang kedudukannya setara atau
sejajar atau sederajat.
Jadi sekarang
sudah cukup paham yah mengenai pengertian kalimat majemuk setara?
Agar lebih mudah
mengingatnya, berikut ciri-ciri kalimat majemuk setara:
1.
Antara klausa satu dan lainnya memiliki hubungan
yang koordinatif, jadi tetap bisa berdiri sendiri walaupun klausa-klausa
tersebut dipisahkan.
2.
Kedudukan antara satu klausa dan klausa lainnya sama
atau setara.
3.
Biasanya menggunakan kata hubung atau konjungsi
lalu, kemudian, dan, bahkan, setelah, ketika, dan sebelum.
Perhatikan
contoh berikut!
Klausa
1 : Kakek sedang menonton televisi.
Klausa
2 : Nenek sedang mencuci piring.
Kalimat majemuk
setara : Kakek sedang menonton televisi dan nenek sedang mencuci piring
Ada banyak jenis
kalimat majemuk setara, berikut akan kakak perjelas satu per satu
J
1.
Kalimat Majemuk Setara Sejajar atau
Menggabungkan.
Kalimat majemuk
setara sejajar atau menggabungkan merupakan kalimat yang terdiri atas beberapa
klausa yang dapat berdiri sendiri, situasi dalam kalimat majemuk ini terjadi
secara bersamaan. Kalimat ini dihubungkan dengan konjungsi dan, serta, ketika,
dan lain-lain.
Contoh: Ayah
sedang membaca buku ketika Pak Ardi datang ke rumah.
2.
Kalimat Majemuk Setara Berlawanan atau
Bertentangan
.
Kalimat majemuk
setara berlawanan atau bertentangan hampir sama dengan kalimat majemuk sejajar,
yaitu menggabungkan beberapa kalimat yang dapat berdiri sendiri, bedanya ada
pada situasinya yang berlawanan. Biasanya menggunakan konjungsi tetapi,
melainkan, namun, dan lain-lain.
Contoh:
Andriyana sangat
rajin menabung tetapi adiknya sangat boros.
David tidak
membeli komputer baru namun teman dekatnya lah yang membeli komputer baru.
3.
Kalimat Majemuk Setara Hubungan
Sebab-Akibat.
Kalimat majemuk
setara yang satu ini memiliki 2 klausa yang saling berkaitan, namun tetap dapat
berdiri sendiri. Salah satu klausa merupakan akibat dari klausa yang lainnya.
Konjungsi yang digunakan, karena, akibatnya, sehingga, d lain-lain.
Contoh: Syifa
sakit sehingga dia tidak bisa berangkat ke sekolah seperti biasanya.
4.
Kalimat Majemuk Setara Penguat.
Seperti namanya,
kalimat majemuk setara penguat memiliki klausa yang menjadi penguat klausa yang
lainnya. Konjungsi yang digunakan dalam kalimat ini seperti, bahkan, terlebih
lagi, dan lain-lain.
Contoh: Khansa
merupakan anak yang cerdas, bahkan dia mendapatkan nilai sempurna di semua mata
pelajaran.
5.
Kalimat Majemuk Setara Pilihan.
Kalimat majemuk
setara ini memiliki klausa-klausa yang dijadikan suatu pilihan yang harus
dilakukan. Konjungsi yang digunakan adalah atau.
Contoh: Aku
harus rajin belajar atau aku tidak akan menjadi pandai.

Kita harus melestarikan alam atau akan banyak
bencana alam yang terjadi.
Demikian contoh kalimat majemuk setara serta penjelasannya, semoga bermanfaat
untuk kalian. Salam cerdas 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *