Gerak pada tumbuhan

Gerak
pada tumbuhan – Apakah tumbuhan bisa bergerak? Bagaimanakah geraknya? Apakah bisa
berjalan seperti manusia? Pak mono akan menjelaskannya secara lengkap. Materi gerak
pada tumbuhan ini ada di kelas VIII Semester I. Memang tumbuhan bisa bergerak,
tapi gerakannya sangat terbatas dan hanya bisa bergerak bada bagian tertentu
saja. Tumbuhan juga bisa menanggapi rangsang sama halnya manusia. Contohnya adalah
ketika kita memegang daun putri malu, kemudian putri malu itu akan menguncupkan
daunnya.
Gerak pada tumbuhan
contoh gerak nasti pada tumbuhan
Bagian
tumbuhan yang bisa bergerak adalah pada bagian daun, ujung akar, dan ujung
tunas.
Gerak
pada tumbuhan berdasarkan sumber rangsangan dibagi menjadi dua yaitu gerak
etinom dan gerak otonom (endonom).
1. GERAK ETINOM
Pengertian gerak etinom
adalah tumbuhan dapat bergerak karena ada rangasangan dari luar tumbuhan. Contoh
rangsangannya bisa berasal dari zat kimia, cahaya, graviasi bumi, dan air. Gerak
etinom dibagi menjadi tiga lagi yaitu tropisme, nasti, dan taksis.
A. TROPISME
Pengertian gerak etinom
adalah gerak tumbuhan yang gerakannya dipengaruhi oleh arah datangnya
rangsangan tersebut. Jika gerak tumbuhan menuju arah rangsangannya disebut gerak tropisme positif, sebaliknya jika
gerak tumbuhan menjauhi arah rangsangan disebut dengan gerak tropisme negatif.
A.1 Fototropisme
Pengertian fototropisme
adalah gerak pada tumbuhan yang diakibatkan oleh adanya rangsangan berupa
cahaya. Contohnya adalah tanaman tumbuh ke arah datangnya sinar matahari. Misalnya
kamu meletakan pot kacang hijau di jendela, maka tanaman kacang hijau tersebut
akan tumbuhnya ke arah jendela yang terkena sinar matahari.
A.2 Geotropisme
Pengertian geotropisme
adalah gerak pada tumbuhan yang sebabkan oleh gaya gravitasi bumi. Contoh geotropisme
adalah semua akar pada tumbuhan pasti menuju pusat bumi.
A.3 Hidrotropisme
Pengertian hidritropisme
adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa air. Akar pada
tumbuhan yang menuju dalam tanah untuk mencari tempat air yang banyak agar
tumbuhan tetep hidup.
A.4 Kemotropisme
Pengertian kemotropisme
adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa zat kimia. Contohnya
adalah akar tanaman akan tumbuh dan mencari unsur hara agar bisa tumbuh subur.
A.5
Tigmotropisme
Pengertian
tigmotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh pengaruh
rangsangan yang berupa sentuhan atau persinggungan. Contohnya pada tanaman
mentimun, semangka, dan sulur akan tumbuh mengikuti cabang kayu atau patok yang
sengaja ditancapkan oleh petani.
B. TAKSIS
Pengertian taksis
adalah gerak pada tumbuhan (bisa berpindah sebagian atau seluruh tubuh tumbuhan)
yang dipengaruhi oleh rangsangan. Jika arah gerak tumbuhan menuju rangsangan
disebut dengan taksis positif,
sebaliknya jika menjauhi arah rangsangan disebut dengan taksis negatif. Taksis dibagi menjadi dua yaitu kemotaksis dan fototaksis.
Gerak fototaksis
adalah tumbuhan bergerak karena ada rangsangan berupa cahaya. Contoh fototaksis
adalah Spirogyra atau ganggang bersel satu yang sangat peka dengan rangsangan
cahaya. Gerak kemotaksis adalah tumbuhan bergerak karena ada rangsangan berupa
zat kimia. Contoh kemotaksis adalah gerakan sel kelamin jantan pada tumbuhan
mendekati sel telur.
C. NASTI
Pengertian nasti adalah gerak membuka atau menutup pada bagian tumbuhan karena
dipengaruhi oleh rangsangan. Contohnya adalah ketika daun putri malu kita
sentuh, maka daunnya akan menguncup. Pada tumbuhan lamtoro, pada siang hari
daunnya akan membuka, tapi kalau pada malam hari akan menguncup. Gerakan ini
disebut juga tigmonasti atau
seismonasti.
Gerakan mengatup atau menguncupnya daun tumbuhan pada saat
senja/ sore hari disebut niktinasti
atau gerak tidur.
Pada
bunga tulip mengatup dan membukanya daun dipengaruhi oleh suhu. Gerakan yang
dipengaruhi oleh suhu disebut dengan termonasti.
Gerakan tumbuhan yang dipengaruhi oleh gerakan serangga disebut dengan haptonasti. Contoh haptonati adalah
pada tumbuhan perangkap.
2.
GERAK OTONOM/ ENDONOM
Pengertian
gerak otonom atau endonom
adalah gerak pada tumbuhan karena ada rangsangan pada
diri tumbuhan tersebut. Artinya tumbuhan melakukan gerakan tanpa dipengaruhi
oleh rangsangan dari luar tumbuhan. Contoh gerak endonom adalah pada ujung
batang yang sedang tumbuh, daun yang mulai tumbuh, tangkai bunga yang sedang
tumbuh, dan bagian akar yang sedang tumbuh. Demikianlah penjelasan pak mono
mengenai gerak pada tumbuha. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *