Jenis kode plastik kemasan dan contohnya

Kode
plastik kemasan dan contohnya – 
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan
makanan atau minuman dalam kemasan. Apakah kalian di rumah memiliki wadah air
minum dari plastic? Misalnya merek Tuperware ataukan bekas botol minuman Aqua?
Cobalah kalian lihat pada bagian bawah wadah minuman kalian. Pasti disana
terdapat angka yang dilingkari. Kalau wadah minuman yang aman digunakan di
bagian bawah ada angka 5. Seperti merek Tuperware angka pada bagian bawah botol
terdapat angka 5 yang artinya bisa digunakan secara berulang-ulang dan aman.
Berikut ini jenis plastik dan kode plastik yang ada beredar
di sekitar kita.
Jenis kode plastik kemasan dan contohnya
1. Polyethylene
Terephthalate (PETE) atau Kode 1
Plastik PETE ini digunakan sebagai wadah makanan seperti
pada botol air mineral dan beberapa bungkus makanan. Plastik PETE ini hanya
bisa digunakan sekali pakai. Apabila digunakan secara berulang-ulang bisa
menimbulkan resiko yang tidak aman dan tidak sehat karena bisa menjadi tempat
berkembangbiaknya bakteri di dalam botol air mineral tersebut. Plastik PETE ini
sulit dibersihkan dan juga mengandung racun jika digunakan lebih dari satu
kali. Sebaiknya jika kalian minum air mineral di botol kode 1 atau PETE dibuang
saja. Jenis plastik ini bisa di daur ulang.
2. High-Density
Polyethylene (HDPE) atau Kode 2
Contoh jenis plastik HDPE ini terdapat pada kemasan botol
detergen, botol shampo, botol minyak, botol mainan, dan botol susu serta tas
plastik. Kode plasti ini bisa didaur ulang dan aman digunakan. Sifat plastik
HDPE adalah tahan panas yang cukup tinggi, tahan dingin, keras, dan tidak mudah
rusak.
3. Polyvinyl
Chloride (PVC) atau Kode 3
Ciri khas dari plastik PVC adalah fleksibel dan lembut. Contoh
penggunaan PVC pada pipa plastik PVC, pembungkus kabel komputer,  mainan pelampung anak-anak, dan botol minyak
sayur. Jenis plastik PVC ini sebenarnya beracun dan susah di daur ulang. Sebaiknya
plastik PVC tidak digunakan sebagai pembungkus makanan.
4. Low-Density
Polyethylene (LDPE) atau Kode 4
Contoh penggunaan plastik LDPE adalah plastik pembungkus
baju,  pembungkus buah-buahan supaya
tetap segar, botol pelumas, dan kantong pembungkus baju kering. Jenis plastik
LDPE ini jarang didaur ulang. Apabila di daur ulang plastik LDPE dipakai
campuran pada bahan pembuat ubin lantai.
5. Polypropylene
(PP) atau Kode 5
Ciri-ciri plasti PP tahan terhadap panas, ringan, dan kuat.
Plastik PP juga tahan terhadap senyawa kimia, dari kelembapan, dan minyak. Penggunaan
plastik ini pada wadah minuman atau makanan, produk sereal, sedotan, bungkus
yogurt, kotak margarin, kaleng plastik, isolasi, tali plastik, dan sebagai
ember. Kode plasti PP ini aman digunakan kembali atau bisa digunakan
terus-menerus.
6. Polystyrene (PS) atau Kode 6
PS disebut juga Styrofoam yang bersifat ringan, mudah
dibentuk, dan murah harganya. Jenis plastik ini biasa digunakan sebagai
pembungkus makanan, botol minuman ringan, pembungkus makanan atau bahan lain
yang jarak jauh, kotak makanan, dan karton telur. Plasti PS ini mudah rusak dan
bisa dipotong-potong kecil. Plastik PS juga kurang aman jika digunakan sebagai
pembungkus makanan. Plastik PS mengandung senyawa styrene yang mungkin bisa
lepas dari plastik yang bisa menyebabkan kanker dan juga gangguan reproduksi. Sebisa
mungkin kita harus menghindari jenis plastik ini sebagai pembungkus makanan.
7. Bahan plastik
lain seperti BPA, Polycarbonate, dan LEXAN atau Kode 7
Sifat plastik Kode 7 ini tahan terhadap panas atau suhu
tinggi, keras, dan tidak mudah rusak. Kode plastik ini tidak digunakan sebagai
pembungkus makanan. Biasanya jenis plastik Kode 7 ini digunakan sebgai
aksesoris kendaraan. Namun ada juga pabrik yang menggunakan jenis plastik ini
sebagai botol minuman bayi. Plastik ini bisa berbahaya karena mengandung BPA
atau Bisphenol A yang bisa mengganggu kerja hormon tubuh. Sebaiknya hindari
kode plasti ini sebagai pembungkus makanan.
Demikianlah pembahasan mengenai Jenis plastik dan Kode
plastik yang harus kita ketahui. Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *