Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis Indonesia adalah 60
LU – 110 LS dan 950 BT – 1410 BT.
Pengertian
letak astronomis adalah letak suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis
bujur yang membentuk titik koordinat. Untuk lebih mudah memahami letak
astronomis, kalia perlu mengetahui apa itu garis lintang, garis bujur, dan
akibat perbedaan garis bujur di Indonesia.
Garis lintang
adalah garis yang sejajar dengan ekuator atau khatulistiwa. Garis lintang
terdiri dari dua macam yaitu garis lintang utara yang biasa disebut dengan LU
dan garis lintang selatan atau yang biasa disebut dengan LS.  Satuan garis lintang adalah derajat.
Letak Astronomis Indonesia
Geris bujur
adalah garis yang menghubungkan antara kutub utara dan kutub selatan. Garis bujur
saling tegak lurus dengan garis lintang.
Garis
Meridian Greenwich adalah garis bujur
0 derajat atau sebagai garis meridian pangkal yang berada di negra Inggris.
Maksud
dari letak Indonesia 60 LU –
110 LS artinya
adalah letak Indonesia berada pada belahan bumi
bagian selatan yang batas utaranya itu 60 LU dan batas selatannya 110
LS. Kemudian jarak lintangnya adalah 170. Kalau kita melihat pada
garis bujur, letak Indonesia berada di belahan bumi bagian timur dengan dengan
batas 950 BT – 1410
BT
, jadi jarak garis bujurnya adalah 460.
Pengaruh perbedaan bujur bagi Indonesia
Akibat
jarak perbedaan garis bujur yang cukup banyak yaitu 460, maka letak
Indonesia dibagi menjadi tiga daerah waktu. Yaitu WIB, WITA, dan WIT. Indonesia
luas sekali bukan?
1.
Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) didasarkan pada meridian pangkal di
Greenwich yaitu 1200 BT. Cakupan wilayah WIB adalah pulau Jawa,
Sumatra, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Selisih dari Greenwich di
Inggris adalah 7 jam.
2.
Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) yang mencakp pulau Bali, NTT, NTB,
Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan seluruh provinsi yang ada di
Sulawesi. Selisih dari Greenwich adalah 8 jam.
3.
Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) dari meridian pangkal adalah 135 derajat
yang mencakup pulau Maluku dan Papua. Selisih dengan Greenwich adalah 9 jam.
Contoh
kasus : jika di Jakarta saat ini jam 8 pagi, maka di Bali jam 9 pagi, dan di
Papua dan juga Maluku jam 10 pagi. Sebaliknya jika di Papua jam 5 sore, maka di
Nusa Tenggara jam 4 sore, dan di Jawa jam 3 sore.

Demikianlah
penjelasan pak Mono mengenai letak astronomis Indonesia. Artikel ini saya
sarikan dari sumber Buku Sekolah Elektronik pelajaran Geografi kelas X SMA.
Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *