Mekanisme pertukaran gas oksigen dan karbondioksida

Masih pada materi
sistem pernapasan pada manusia, pak guru akan menjelaskan secara ringkas
mengenai mekanisme pertukaran gas oksigen dan gas karbondioksida. Tubuh manusia
sangat kompleks, Tuhan menciptakan setiap bagian tubuh manusia sangat detail
dan bekerja dengan fungsinya masing-masing. Alhamdulillah kita masih diberi
kesehatan dan mari kita niatkan ikhlas untuk belajar materi pernapasan.
Mekanisme pertukaran
gas oksigen dan karbondioksida

Udara yang masuk ke
dalam tubuh manusia melalui dua cara yaitu pernapasan secara langsung dan
pernapasan tidak langsung. Tempat pernapasan langsung dan tidak langsung ini
terjadi di paru-paru. Yang membedakan adalah prosesnya. Secara langsung melalui
proses difusi sedangkan secara tidak langsung udara yang kita ambil dan
dikeluarkan melalui paru-paru.
Mekanisme pertukaran
gas karbondioksida dan gas oksigen malalui dua proses yakni pernapasan
eksternal dan pernapasan internal.
1. Pernapasan eksternal
Pernapasan internal
adalah proses pertukaran oksigen dan karbondioksida yang terjadi di paru-paru.
Udara yang kita hidup masuk ke dalam paru-paru. Oksigen yang masuk akan diikat
secara difusi oleh darah. Kemudian darah yang sudah mengandung karbondioksida akan
dilepaskan. Kedua proses ini terjadi pada saat yang sama.
Proses difusi secara
lebih detail terletak pada bagian alveolus. Di dalam alveolus terdapat
perbedaan tekanan antara darah dengan udara. Tekanan ini membuat konsentrasi
karbondioksida dan oksigen pada udara dan darah akan berbeda. Akibatnya tekanan
oksigen yang kita hidup ini lebih banyak dibandingkan tekanan oksigen yang ada
pada alveolus. Sehingga terjadilah proses difusi oksigen akan menuju darah.
Tekanan karbondioksida
pada darah lebih besar dibandingkan dengan tekanan karbondioksida di udara yang
mengakibatkan konsentrasi karbondioksida di udara pada darah lebih besar
daripada di dalam darah. Karbondioksida akan keluar melalui hidung.

2. Pernapasan internal
Pernapasan internal
adalah proses terjadinya gas oksigen dan karbondioksida terjadi pada jaringan
tubuh. Proses pertukaran ini terjadi secara respirasi seluler.
Masuknya oksigen pada
cairan jaringan tubuh secara difusi. Proses difusi terjadi karena adanya
perbedaan tekanan parsial antara kedua gas tersebut antara cairan jaringan
tubuh dan darah. Tekanan parsial gas oksigen pada jaringan tubuh lebih kecil
dibandingkan tekanan oksigen yang ada dalam darah. Dengan kata lain jumlah
konsentrasi oksigen pada jaringan itu lebih kecil.
Sebaliknya tekanan
parsial karbondioksida yang terdapat pada darah lebih kecil dibandingkan
karbondioksida pada cairan jaringan tubuh. Akibatnya karbondioksida pada
sel-sel tubuh akan berdifusi ke dalam darah.

Itulah penjelasan
secara ringkas mengenai proses pertukaran gas karbondioksida dengan gas oksigen
yang terjadi pada tubuh kita. Yuk kita hindari polusi agar paru-paru kita
sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *