Memperbanyak shalawat kepada nabi pada hari jumat

Hari jumat merupakan
hari yang istimewa bagi kita umat islam. Hari yang dirahmati oleh Allah
subhanahu wata’ala ini kita disunnahkan untuk memperbanyak shalawat kepada nabi
Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dalam hadist berikut:

“Perbanyaklah shalawat
kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku
pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang
paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al
Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

Berapa
jumlah shalawat yang kita baca?
Kita membaca shalawat
sebanyak kemampuan kita. Semakin banyak tentu amal ibadah kita semakin banyak
pula. Tidak ada dalil yang mengatakan kita bersholawat sebanyak seribu kali.
Pada waktu tiap pagi
hari kita di sunnahkan untuk membaca shalawat sebanyak 10 kali dengan bacaan Allohumma sholli wasallim ‘ala nabiyyina
muhammad.

Keutamaan
membaca shalawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
1. Mendapat shalawat
pada hari kiamat
Dari ‘Abdullah bin
‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa
bershalawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak
mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti.” (Hadits ini terdapat dalam
Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabiy no. 50, Isma’il bin Ishaq Al Jahdiy. Dikatakan
shohih oleh Syaikh Al Albani)
Hal yang utama kita
inginkan adalah kita bisa memperoleh syafaat pada hari kiamat nanti. Pada hari
yang sangat sulit nanti kita hanya berharap memperoleh surgaNya Allah subhanahu
wata’ala. Padahal dosa yang telah kita lakukan sangat banyak sekali. Seringkali
kita tidak mensyukuri atas nikmatNya.
Ibadah kita tidak
pernah akan sebanding dengan rahmat dan nikmat yang telah diberikan Allah
kepada kita.
Mungkin juga karena
dosa yang telah kita perbuat, amal ibadah kita akan semakin berkurang. Jadi harapan
kita adalah bisa mendapatkan syafa’at dari rosululloh Muhammad shallallahu
‘alaihi wa sallam.

2. Mendapat shalawat
dari Allah
Dari Abu Hurairah,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Barangsiapa
yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh
kali.” (HR. Muslim no. 408)
Subhanalloh, sangat
luar biasa sekali pahala shalawat. Dengan kita membaca shalawat sebanyak satu
kali dengan ikhlas dan mengharapkan ridho dari Allah subhanahu wata’ala kita
akan memperoleh sholawat sebanyak 10 kali dari Robb semesta alam.
3. Dicintai oleh Allah
dan rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam
4. Dimudahkan urusan di
dunia dan akhiratnya
Bagaimana
bacaan shalawat kepada nabi yang sesuai sunnah?
Bacaan shalawat kepada
nabi banyak sekali, berikut saya sampaikan beberapa saja:
1. Berikut bacaan
shalawat yang pendek
Allahumma sholli
wasallim ‘alaa nabiyyinaa muhammad
Artinya: “ya Allah,
limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad (dibaca 10 x).
Faidah: “barang siapa
bershalawat untukku sepuluh kali pada pagi hari, dan sepuluh kali pada sore
hari, maka ia mendapat syafa’atku pada hari kiamat”. HR. Ath-Tabrani
2. Dari Ka’ab bin
‘Ujroh, beliau mengatakan,
“Wahai Rasulullah, kami
sudah mengetahu bagaimana kami mengucapkan salam padamu. Lalu bagaimana kami
bershalawat padamu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,
اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Allahumma
sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim,
innaka hamidun majid” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan
kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya
Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia] (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam no. 56. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini
shohih)
3. Bacaan shalawat yang
biasa kita baca saal sholat di tahyat akhir:
Allahumma shalli ‘ala
Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali
Ibrahim, innaKa Hamidum Majid. Allahumma barik (dalam satu riwayat, wa barik,
tanpa Allahumma) ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim
wa ‘ala ali Ibrahim, innaKa Hamiidum Majid).
Ya, Allah. Berilah
(yakni, tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga
Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada
keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya,
Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga
Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada
keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. [HR
Bukhari, Muslim, dan lainnya. Lihat Shifat Shalat Nabi, hlm. 165-166, karya Al
Albani, Maktabah Al Ma’arif].
Sumber: https://rumaysho.com/203-perbanyaklah-shalawat-di-hari-jumat.html

http://almanhaj.or.id/content/3275/slash/0/bagaimana-cara-shalawat-yang-sesuai-sunnah-dan-bolehkah-shalawat-diiringi-dengan-rebana/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *