Penyebab Aceh berhasil mempertahankan diri dari Portugis

Ketika
bangsa Portugis berhasil menduduki Malaka, maka kerajaan Aceh menjadi saingan
terberat dalam dunia perdagangan. Kemudian para pedagang muslim beralih
memusatkan perdagangannya ke Aceh Darussalam. Hal ini menyebabkan kerugian bagi
bangsa Portugis secara ekonomi karena Aceh tumbuh dengan perdagangannya yang
sangat maju. Ketika melihat pertumbuhan Aceh yang semakin maju inilah yang
menjadi
penyebabPortugis ingin
menghancurkannya.
Penyebab
Aceh berhasil mempertahankan diri dari ancaman bangsa Portugis adalah sebagai
berikut:
1.
Aceh bersekutu dengan bangsa India, Persia, dan Turki.
2.
Aceh mendapat bantuan kapal, makanan, dan prajurit dari pedangan muslim yang
ada di pulau Jawa.
3.
Aceh memiliki kapal yang baik dan prajurit yang tangguh.
Kerajaan
Aceh yang melakukan perlawanan terhadap bangsa Portugis adalah :
1.
Sultan Ali Mughayat Syah (1514 – 1528)
Pada
masa kesultanan ini Aceh berbasil bebas dari upaya penguasaan bangsa Portugis.
2.
Sultan Alaudin Riayat Syah
Sultan
Alaudin berhasil mengusir Portugis yang bersekutu dengan Johor.
3.
Sultan Iskandar Muda (1607 – 1636)
Sultan
Iskandar ini terkenal dengan sangat gigih dalam melawan bangsa Portugis yang
ingin menguasai wilayah Aceh. Pada tahun 1615 dan tahun 1629 Aceh melakukan
serangan Portugis di Malaka.
Usaha
Aceh dalam mempertahankan diri dari bangsa Portugis antara lain karena :
1.
Aceh menjalin hubungan dengan Persia, India (Gujarat), dan Turki.
2.
Aceh mendapat bantuan kapa, makanan, dan prajurit dari pedagang muslim di Jawa.
3.
Kapal Aceh dilengkapi dengan persenjataan yang baik.
4.
Bekerjasama dengan kerajaan Makassar dan Kerajaan Demak.

Aceh
mengalami kemunduran setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda yang kemudian
digantikan oleh Sultan Iskandar Thani. Pada saat Aceh dipimpin oleh Sultan
Safiatuddin aceh tidak dapat mempertahankan kebesarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *