Rumus gerak parabola

Rumus gerak parabola
Berjumpa lagi di dalam blog penuh edukasi ini. Pembahasan kali ini adalah
materi Fisika. Setelah sebelumnya membahas tentang konsep gerak lurus beraturan dan geraklurus berubah beraturan, pernahkah kalian berfikir gerak apa yang terjadi
jika perpaduan kedua gerak tersebut? Yak, benar sekali, gerak parabola. Nah pada pembahasan kali ini pak guru akan mengajak
kalian untuk memperdalam konsep tentang gerak dalam mekanika, yakni gerak
parabola. Bagaimana gerak parabola terjadi? Apa saja komponen-komponen
geraknya? Baiklah perhatikan penjelasan berikut!
Rumus gerak parabola

Sebelumnya kalian
tentu sudah tahu gerak adalah perubahan posisi benda terhadap tiitk acuan
tertentu. Jadi dalam kasus di atas, kalian diam relative terhadap kereta dan
bergerak relative terhadap orang diluar kereta. Bumi bergerak relatif terhadap
matahari begitupula matahari.

Dalam fisika
macam gerak menurut lintasannya terbagi menjadi gerak lurus, gerak melingkar,
dan gerak parabola. Pada kesempatan ini pak guru akan menjelaskan konsep
tentang gerak parabola. Pada gerak parabola ada gerak yang searah sumbu x yang
merupakan geral kurus beraturan, kemudian gerak yang searah sumbu y merupakan
gerak lurus berubah beraturan. Yang nantinya akan menghasilkan konsep
ketinggian maksimum (ymax) dan jarak maksimum (xmax)yang
dicacapi benda. 

Maka dari itu
pengetahuan tentang gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah
beraturan
sangat dibutuhkan di sini.

Suatu benda
dilempar dengan membentuk sudut A terhadap horizontal dengan kecepatan awal vo,
mari kita tinjau satu persatu komponen gerak parabola yang ke arah sumbu y dulu,
yakni gerak lurus berubah beraturan, sebelumnya kita punya:
voy=vo sin A
vox= vo cos A
Saat benda
berada dipuncak, maka kecepatan benda ke arah sumbu y bernilai nol
vt=vo- g.t (gerak ke atas maka diperlambat oleh
perc. gravitasi)
0= voy- g.t
voy=g.tàt= voy/g= (vo sin A)/gàtmax
yang merupakan t saat ymax
sekarang untuk
mencari ketinggian maksimumnya, dapat dirumuskan:
ymax= voy.tmax-1/2 gtmax2
ymax = (vo sin A). (vo sin A)/g-(g/2){(vo
sin A)/g}2
ymax = (vo2 sin2A)/g-(vo2
sin2A)/2g
ymax = (vo2
sin2A)/2g
à
rumus ketinggian maksimum yang dicapai benda
Lalu bagaiamana
dengan posisi x saat benda mencapai ymax? dengan menggunakan rumus
pada gerak lurus beraturan, maka dapat dirumuskan:
xymax= vox. tmax
xymax = vo cos A . (vo sin A)/g
xymax = (vo2sin A cos A)/g (ingat
identitas trigonometri 2 sin A cos A= sin 2A)
xymax =2 (vo2sin A cos A)/2g
xymax = vo2sin
2A/2g
à
posisi x saat ymax
jadi jika ditulis
koordinatnya untuk posisi benda saat berada di puncak adalah {(vo2sin
2A/2g), ((vo2 sin2A)/2g)}
maka jangkauan benda
terjauh yang searah sumbu x, dapat dicari dengan dua kalinya jarak saat
mencapai ketinggian maksimum yakni:
xmax=2. xymax=
vo2sin 2A/g
à
jarak terjauh yang dicapai benda kea rah horizontal

Bagaimana
uraian penjelasannya? Mudah dipahami bukan? Itulah penjelasan tentang
Rumus gerak parabola.
Semoga bermanfaat dan terus berkunjung ke blog ini ya,,,   karena akan ada pembahasan materi Fisika
lainnya yang lebih menarik dan menantang. See
you guys
!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *