Rumus kepadatan penduduk beserta contoh soalnya

Rumus
kepadatan penduduk – Pengaruh dari pemusatan penduduk terdiri dari beberapa
faktor yaitu : tanah, sumberdaya alam, topografi, iklim, dan ketersediaan air. Faktor
lainnya adalah sejarah, mungkin daerah tersebut awalnya daerah keraton seperti
di pusat kota Yogyakarta yang dahulunya adalah kerajaan dan terdapat sebuah
keratorn Yogyakarta.
Orang
jaman dahulu lebih memilih tinggal di daerah yang dialiri oleh air sungai. Namun
saat ini orang cenderung membangun rumah atau perumahan yang padat di daerah
yang dilalui jalan raya.
Faktor-faktor
tersebutlah yang mempengaruhi persebaran penduduk di Indonesia. Khususnya pulau
Jawa yang sudah sangat padat penduduk.
Kepadatan penduduk
Pengertian
kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk yang mendiami suatu
wilayah tertentudalam satuan km persegi.

Rumus kepaatan penduduk sebagai berikut
:
Contoh
soal menghitung rumus kepadatan penduduk:
Soal no 1.Pada
tahun 2005, jumlah penduduk di Jawa Tengah sebesar 31.977.968 jiwa sedangkan
luas daerah Jawa Tengah adalah 32.549 km2. Berapakah kepadatan
penduduk di Jawa Tengah pada tahun 2005?
Jawab
:
Kepadatan
penduduk  = jumlah penduduk / luas
wilayah
Kepadatan
Penduduk = 31.977.968 / 32.549
KP =
982.
Jadi
rata-rata dalam tiap kilometer persegi terdapat 982 jiwa.
Soal no 2.
Jumlah penduduk di Bali pada tahun 2000 terdapat 3.150.057 jiwa dan luas
wilayah bali 5.633 km2. Berapakah kepadatan penduduk di Bali?
Jawab
:
KP =
jumlah penduduk / luas wilayah
KP =
3.150.057 / 5.633
KP =
559
Jadi
kepadatan penduduk di Bali pada tahun 2000 adalah 559 jiwa tiap kilometer
persegi.
Soal
no 3. Tingkat kepadatan peduduk di Jambi pada tahun 2005 adalah 49. Jika luas
wilayah Jambi sebesar 53.437 km2. Berapakah jumlah penduduknya?
Jawab
:
KP =
jumlah penduduk / luas wilayah
Jumlah
penduduk  = Kepadatan penduduk x luas
wilayah
Jumlah
penduduk  = 49 x 53.437
Jml
penduduk  = 2.407.166 jiwa