Tipe Mulut Serangga dan Contohnya

Berikut
ini pak Mono akan menjelaskan tipe mulut serangga dan makanannya sebagai bentuk
adaptasi. Bentuk adaptasi tersebut terlihat dari bentuk atau tipe mulut
serangga yang berbeda-beda sesuai dengan makanan dan fungsinya. Tujuan dari
adaptasi pada hewan adalah agar hewan bisa bertahan hidup pada lingkungan
tempat hidupnya. Setiap hewan memiliki ciri khas adaptasinya. Misalnya burung
pipit dengan burung elang memiliki paruh yang berbeda. 

Paruh burung elang lebih
besar dan runcing sesuai dengan makanannya yaitu daging. Kemudian burung pipit
memiliki paruh yang kecil dan kuat untuk memecah biji-bijian seperti padi. Allah
Tuhan yang Maha Esa telah memberikan kelebihan pada masing-masing makhluknya. Sungguh
kita bersyukur sekali saat ini diberikan kesehatan dan kemampuan berpikir untuk
mengamati atau mempelajari makhluknya.

a.
Adaptasi pada serangga
contoh
adaptasi pada serangga seperti belalang, kupu-kupu, nyamuk, dan lebah mudah
kita jumpai dan mudah kita amati. Berikut ini gambar masing-masing mulut jenis
serangga tersebut. Kalau kita melihat keempat jenis serangga tersebut memiliki
mulut yang berbeda-beda, ada yang panjang dan ada yang pendek. Untuk lebih
jelasnya perhatikan berikut ini:
1.
Tipe mulut belalang atau jangkrik seperti ada giginya yang berfungsi sebagai
pemotong makanannya seperti dedaunan yang masih muda. Belalang biasa memotong dan
dan mengunyak dedaunan.
2.
Tipe mulu kupu-kupu memiliki mulut yang panjang yang berfungsi untuk menghisap
nektar atau madu yang ada di bunga.
3.
Tipe mulut nyamuk juga panjang. Fungsi mulut nyamut tersebut untuk menusuk
bagian kulit dan menghisap darah.
4.
Tipe mulut lebah juga panjang yang berfungsi untuk menghisap atau menjilat madu
yang ada di bunga.
Demikianlah
penjelasan mengenai tipe mulut serangga dan makanannya. Semoga bermanfaat dan
semangat belajar yah adek-adek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *