Jalan-jalan ke kandang kerbau bule Kyai Slamet Keraton Solo

Alhamdulillah bisa jalan-jalan gratis selama 4 hari di Kota Solo pada bulan Oktober 2019. Jarang banget kan dapat momen spesial seperti ini. Ternyata dengan menulis kita bisa jalan-jalan seperti para blogger yang sudah bisa keluar negeri. Kali ini biaya jalan-jalannya ditanggung oleh Kemendikbud. Bisa berkesempatan mengikuti Seminar Nasional Guru Beprestasi tahun 2019 yang bertempat di Hotel Swiss Bellin Solo 8-11 Oktober 2019.

Berangkat dari Situbondo tanggal 7 jam9 malam sampai di Kota Solo jam 5 pagi naik bus Gunung Harta. Karena chek in hotel jam 2 siang dan masih banyak waktu saya bertiga (saya, Pak Fadil, dan Bu Cikum) jalan-jalan dulu ke Keraton Solo. Jam 7 pagi sudah sampai di Alun-Alun Selatan Keraton Solo. Nah disinilah kami bertiga bertemu dengan Kerbau Bule yang dijuluki Kyai Slamet.

Ini dia penampakan Kerbau Bule

Kalau kesana jangan lupa bawa sayuran seperti kangkung atau sawi. Kerbaunya suka banget. Waktu saya kesana ada pengunjung yang membawa sayuran. Jadi kalau ada sayuran kerbaunya mau mendekat.

ngensis dulu di depan kerbau kyai slamet

Bisa terlihat ada di depan kerbau ada yang lagi memberi sayuran kangkung.

jalan jalan ke keraton solo dengan Pak Fadil dari Bandung
jalan jalan ke keraton solo dengan Pak Fadil dari Bandung

Asal-usul kerbau bule Kyai Slamet

Kerbau bule ini merupakan kerbau albino yang dikeramatkan oleh warga Solo. Setiap malam satu syuro, kerbau Kyai Slamet di kirab dengan benda pusaka Kyai Slamet.

Menurut Babad Solo sebagaimana yang saya kutip dari artikel Soloposmenceritakan bahwa Raden Mas Said menurutkan asal usul kerbau bule itu. Kerbau bule berasal dari pemberian Bupati Ponorogo kepada Sri Susuhunan Pakubuwono (Paku Buwono) II pada waktu jaman keraton (Mataram) Solo kuno.

Pada mulanya, kerbau bule ini selalu diikutkan dalam kirab pusaka Kyai Slamet oleh Raja Paku Buwono 2. Oleh karena itulah kerbau ini sering disebut dengan kerbau Kyai Slamet. Kemudian masyarakat juga familier dengan sebutan itu.

Hingga saat ini kerbau ini selau diikutkan dalam kirab pusaka yang ada di Keraton Kasunanan Solo Jawa Tengah.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *