Mendidik dengan Hati

Model Pembelajaran Artikulasi Terlengkap

Pada penerapan kurikulum 2013 sekarang ini, siswa yang dituntut aktif dalam kegiatan pembelajaran. Guru hanya sebagai fasilitator saja. Kita sebagai guru harus bisa semenarik mungkin menyiapkan pembelajaran, menyampaikan kepada siswa agar siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Jika siswa yang berperan aktif maka siswa akan menyerap materi yang diberikan guru dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan guru adalah menyiapkan model pembelajaran. Salah satu dari berbagai model pembelajaran adalah model pembelajaran Artikulasi.



Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Artikulasi? Model pembelajaran Artikulasi adalah model pembelajaran dimana guru menyampaikan pesan (materi) kepada siswa kemudian siswa menyampaikan materi/pesan tersebut kepada teman-temannya secara terus menerus. Siswa harus menjelaskan materi yang diberikan guru pada siswa lainnya atau bisa juga pasangan kelompoknya. Dalam proses pembelajaran siswa dituntut aktif yaitu siswa berperan seagai penerima materi kemudian berperan sebagai penyampai materi. Artikulasi berasal dari bahasa inggris yaitu articulate. Artinya adalah hal yang nyata, sesuatu yang benar diucapkan. Model artikulasi ini pertama kali diperkenlkan Young dan Hawk (1938).

Langkah –langkah dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran artikulasi adalah sebagai berikut:
1.      Guru menyampaikan indikator pembelajaran dan kompetensi yang akan dicapai
2.      Guru membentuk kelompok dengan masing-masing kelompok dua orang atau berpasangan.
3.      Guru menyampaikan materi seperti biasanya
4.      Guru memberikan tugas kepada salah satu dari pasangan siswa untuk menyampaikan materi yang telah diterima dari guru kemudian teman pasangannya mendengarkan sambil membuata rangkumannya. Kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian, Begitu juga dengan kelompok lainnya.
5.      Guru meminta siswa ada yang menyampaikan kembali materi yang telah diterima tadi di depan kelas. Kemudian siswa yang lain mendengarkannya.
6.      Guru menanyakan kepada siswa mengenai materi yang belum jelas, kemudian guru kembali menjelaskan/mengulangi materinya kepada siswa.
7.      Guru bersama siswa memberikan kesimpulan terhadap materi yang telah dipelajari.

Bagaiman perbedaan model pembelajaran artikulasi dengan model pemelajaran lainnya? Model pembelajaran artikulasi lebih menekankan pada siswa yang aktif terjadi komunikasi antar siswa dengan teman pasangannya. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil wawancaranya/diskusi di depan kelompok lain sehingga melatih siswa untuk berbicara di depan umum.

Namun dalam setiap model pembelajaran terdapan kelebihan dan kekuranganny. Begitu jugan dengan model pembelajaran artikulasi. Kelebihan dari model pembelajaran artikulasi adalah:
1.      siswa yang berperan aktif dalam proses pembelajaran
2.      guru sebagai fasilitator.
3.      Melatih kesiapan siswa
4.      Siswa dilatih untuk memahami apa yang disampaikan temannya
5.      Siswa lebih mudah berinteraksi dengan teman satu mejanya
6.      Pembentukan kelompok lebih mudah
7.      Dapat digunakan untuk menyelesaikan tugas yang sederhana

Sedangkan kekurangan model pembelajaran artikulasi adalah:
1.      Materi yang diperoleh siswa lebih sedikit
2.      Waktu yang dibutuhkan terlalu banyak
3.      Guru harus lebih ekstra memonitor/mengawasi siswa
4.      Jika ada perselisihan tidak ada penengah karena banyak kelompok yang harus diawasi oleh guru
5.      Ide yang disampaikan siswa lebih sedikit
Rating: 4.5

0 comments:

Poskan Komentar