Mendidik dengan Hati

Contoh Paragraf Deduktif dan Induktif yang Lengkap

Contoh paragraf deduktif dan induktif – Kalian pasti sering membuat paragraf, entah itu dalam bentuk cerita, atau teks lainnya. Yang dimaksud dengan paragraf  adalah rangkaian kalimat yang mengandung satu kesatuan topik atau gagasan tertentu, yang terdiri atas gagasan utama dan gagasan penjelas. Pada pembahasan kali ini kakak akan memberikan penjelasan mengenai dua jenis paragraf, yaitu paragraf deduktif dan paragraph induktif, seperti biasanya kakak juga akan memberikan contoh-contoh dari paragraf tersebut.
1. Paragraf Deduktif.
Paragraf deduktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya berada di bagian awal paragraf. Dan kalimat selanjutnya disebut sebagai kalimat penjelas atau gagasan penjelas. Di awali dengan pernyataan umum kemudian dilengkapi pernyataan yang lebih khusus dan rinci baik berupa bukti-bukti, rincian bentuk, contoh-contoh, dan lain-lain. 
Contoh Paragraf Deduktif dan Induktif

Ciri-ciri paragraf deduktif:
a. Kalimat utama terletak di awal paragraf.
b. Kalimat disusun dari pernyataan umum kemudian pernyataan khusus yang lebih rinci.

Pola paragraf deduktif:
Umum-Khusus-Khusus-Khusus

Contoh paragraf deduktif:
Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta. Bencana banjir tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain. Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik. Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai. Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai. Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.

2. Paragraf Induktif.
Paragraf induktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya berada di bagian akhir paragraf. Paragraf induktif ini ditandai dengan adanya kalimat penjelas di awal paragraf berupa contoh-contoh, rinian, fakta, maupun bukti-bukti yang kemudian disimpulkan oleh kalimat di akhir paragraf.

Ciri-ciri paragraf induktif:
a. Awal paragraf berupa penjelasan-penjelasan khusus.
b. Di akhir paragraf berupa simpulan yang merupakan kalimat utama.

Pola paragraf induktif:
Khusus-Khusus-Khusus-Umum

Untuk paragraf induktif ini secara khusus kakak juga akan menjelaskan jenis-jenis paragraf induktif, karena memang paragraf induktif ini ada banyak jenisnya, sekaligus kakak akan memberikan contohnya satu per satu. Berikut penjelasan lengkapnya.

3. Paragraf Induktif Generalisasi
Paragraf ini menjelaskan hal-hal khusus terlebih dahulu kemudian diarahkan menjadi satu simpulan umum.

Contoh:
Setelah hasil tes ulangan semester dibagikan, nilai mata pelajaran Zainal sangat beragam. Matematika mendapatkan nilai 89, bahasa Indonesia 95, PKn 95, bahasa Inggris 94, PAI 89, PJOK 87. Tidak ada stu mata pelajaran pun yang harus diulang Zainal. Bisa dikatakan Zainal adalah anak yang pandai di kelasnya.

4. Paragraf Induktif Analogi
Paragraf induktif analogi ini mengembangkan pola deduksi, dengan menyajikan topik utama yang membandingkan dua hal yang memiliki kesamaan kemudian dari kesamaan-kesamaan yang ada dibuat sebuah simpulan.

Contoh:
Ketika suatu pohon tumbuh kemudian pohon tersebut mulai bercabang dan memiliki banyak daun. Kemudian pohon tersebut menghasilkan buah, buah yang telah masak akan jatuh seiring waktu. Dan buah tersebut jatuhnya tidak akan jauh dari pohonnya. Seperti itu pun dengan seorang anak, yang akan mewarisi sifat yang tidak jauh dari sifat orang tuanya. Seiring waktu akan semakin terlihat sifat-sifat yang mirip atau hampir sama antara anak dan orang tua. Oleh karena itu ibarat buah yang jatuh tidak jauh dari pohon, anak pun sama memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan orang tuanya.

5. Paragraf Induktif Sebab – Akibat
Paragraf ini mengambil simpulan dari kalimat-kalimat khusus atau sebab di awal paragraf.

Contoh:
Dita sangat senang bekerja. Dia sampai lupa makan dan sering tidur larut malam. Selain itu Dita kurang memperhatikan soal kebersihan. Kamarnya sangat berantakan dan kotor. Dita selalu menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer yang ada di kamarnya. Dan sekarang ia harus dirawat di rumah sakit karena penyakit pada lambungnya.
Baca contoh paragraf sebab akibat secara umum
6. Paragraf Induktif Akibat – Sebab
Pada paragraf ini menarik simpulan umum dalam bentuk sebab dari akibat-akibat yang telah dijabarkan.

Contoh:
Pemandangan di Simpang Lima Bandaran terkesan tidak rapih dan indah, sampah-sampah berserakan dimana-mana, meskipun para pengunjung mulai berkurang namun suasana masih ramai. Setelah acara penyalaan kembang api dan konser selesai, para petugas kebersihan segera bekerja membersihkan sampah yang ada agar terlihat bersih seperti biasanya. Semuanya merupakan hal yang biasa terjadi di Simpang Lima Bandaran setelah perayaan tahun baru di setiap tahunnya. Demikian akhir dari pembahasan contoh paragraf deduktif dan induktif yang dapat kakak sajikan, nantikan pembahasan lainnya. Jangan lupa belajar dan sampai jumpa. 
Rating: 4.5

0 comments:

Poskan Komentar