Mendidik dengan Hati

Praktikum faktor yang mempengaruhi pengangkutan air melalui xilem pada tumbuhan

Sebelumnya, pak Mono telah menjelaskan tentang faktor yang berpengaruh terhadap pengangkutan air dan garam mineral pada tumbuhan melalui xilem. Faktor tersebut adalah daya hisap daun, daya tekan akar, dan kapilaritas. Nah kali ini kita akan mencoba mempraktekan hal tersebut dan bisa terlihat secara kasat mata kita.
Praktikum menunjukkan faktor yang mempengaruhi pengangkutan air pada tumbuhan
Tujuan praktikum :
Membuktikan faktor yang berpengaruh pada pengangkutan air dan garam mineral pada daun
Alat dan bahan :
1. Gelas atau gelas erlenmeyer
2. Pisau
3. Larutan eosin
4. Tumbuhan pacar air
Cara kerja :
1. Mencabut dua tanaman pacar air yang besarnya sama kemudian dicuci akarnya sampai bersih.
2. Memangkas semua daun pada salah satu tanaman
3. Memotong akar pada kedua tanaman pacar air hingga tingginya sama. Kemudian segera tutup masing-masing batang yang telah dipotong dengan dari telunjut dan tepat pada bagian yang telah dipotong.
4. Masukkanlah kedua tanaman pacar air tadi pada gelas erlenmeyer yang sudah diberi eosin sebelumnya
5. Mengamati bagian batang dan daun tanaman pacar air selama 30 menit.
6. Mencatat hasil pengamatan pada tabel dengan tiap waktu 5 menit perubahan apa yang terjadi pada batang dan daun tanaman pacar air.
Pertanyaan
1. Apakah kalian melihat ada garis merah pada kedua tanaman pacar air tersebut?
2. Apa warna garis merah pada tanaman pacar air?
3. Apakah garis merah itu terdapat pada daun juga? Mengapa demikian?
4. Pada tanaman yang mana yang larutan eosinnya lebih cepat naik?
5. Apa peranan daun dalam pengangkutan larutan eosin?
6. Mengapa pada tanaman pacar air yang tidak ada daunnya larutan eosin dapat naik?
7. Sebutkan faktor apa saya yang menyebabkan larutan eosin dapat naik pada batang dan daun?
Jawaban pertanyaan di atas sangatlah mudah. Terlebih dahulu kalian membaca materinya tentang 3 faktor yang mempengaruhi naiknya air melalui xilem.
Rating: 4.5

0 comments:

Poskan Komentar